PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu hasil autopsi ulang Brigadir Yosua yang tewas di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Pol Ferdy Sambo.
Hal ini ia ungkapkan setelah melakukan pertemuan internal untuk menyelidiki hasil pemanggilan tim forensik kepolisian hingga ajudan Ferdy Sambo.
“Hasil autopsi (ulang) kami harus menunggu tim gabungan 4-8 minggu lagi tim forensik akan dipanggil,” kata Beka di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, dikutip dari kumparan, Jumat (29/7/2022).
Baca Juga : Komnas HAM Catat 10 Orang Meninggal Dunia Akibat Demo, Ini Daftarnya
Saat ini, tim forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang diketuai oleh Kepala Departemen Forensik, dr Ade Firmansyah Sugiharto, tengah menganalisis hasil autopsi ulang yang dilakukan di Jambi, 27 Juli 2022 lalu.
Jika hasil baru bisa didapat setelah 2 bulan, artinya Komnas HAM baru bisa menerima laporan dari tim forensik paling cepat akhir September 2022 nanti.
Penyelidikan Lanjutan
Namun sambil menunggu hasil autopsi tersebut keluar, Komnas HAM akan terus melakukan penyelidikan lanjutan seperti memeriksa digital forensik termasuk handphone dari Brigadir Yosua dan Irjen Ferdy Sambo.
Baca Juga : Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Kasus Penembakan di Polres Solok Selatan
Adapun penyelidikan lanjutan ini akan mulai dilaksanakan kembali mulai pekan depan dengan fokus memanggil seluruh pihak yang terlibat, seperti asisten rumah tangga dan ajudan.
“Kami dan kepolisian sudah berkomitmen untuk menghadirkan siapa pun yang dibutuhkan keterangannya oleh Komnas. Semua keterangan dari orang orang terdekat Ferdy Sambo tentu penting bagi penyelidikan Komnas,” tuturnya.
Sejak Kamis (28/7) kemarin, Komnas HAM memang tidak melakukan penyelidikan dengan memanggil pihak mana pun. Sebab Komnas HAM ingin berfokus melakukan penyelidikan data dengan pihak internal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

