0%
Kamis, 27 Juli 2023 21:22

Kongres Arsitek ASEAN, Mendag Zulkifli Hasan: momentum Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

Editor : Rahma
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan/Ist
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan/Ist

Momentum ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM arsitektur Indonesia.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- ASEAN Architect Congress (AAC) atau Kongres Arsitek ASEAN yang digelar Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Hotel Gammara Kota Makassar resmi dibuka, Kamis (27/07/2023).

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan turut hadir di pembukaan Kongres Arsitek ASEAN. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas SDM arsitektur Indonesia.

"Mudah-mudahan Kongres Arsitek ASEAN ini menjadi ajang komunikasi, karena kata kuncinya adalah kerja sama. Kita banyak SDM arsitek," kata Mendag Zulkifli Hasan.

Baca Juga : BPPAP Hadir di Makassar, Layani Tiga Provinsi

Dengan kualitas yang dimiliki, Mendag Zulkifli Hasan meyakini arsitek Indonesia mampu bersaing dengan arsitek dunia. Tidak hanya di negara ASEAN, tapi juga negara-negara lain.

"Arsitek-arsitek kita bisa ke negara ASEAN, bahkan dunia. Jadi pasarnya luas, tapi itu bergantung dari kemampuan arsitek kita, tinggal adu kemampuan saja," ujarnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan telah melakukan perjanjian kerja sama di bidang perdagangan jasa dengan negara-negara lain.

Salah satunya melalui ASEAN Framework Agreement on Services (AFAS) yaitu bentuk kerja sama guna untuk mencapai integrasi ekonomi ASEAN di bidang jasa.

"Kami di Kementrian Perdagangan sudah menyelesaikan perjanjian perdagangan jasa baik di ASEAN maupun negara lain. Kita sudah punya AFAS, jadi hambatan dan halangan itu sudah tidak ada lagi," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar