Tiga Jemaah Haji Indonesia Masih Hilang, PPIH Intensifkan Pencarian di Makkah dan Sekitarnya

ist

Ketiganya diketahui memiliki riwayat demensia, yang diduga menjadi faktor penyebab tersesatnya mereka.

PORTALMEDIA.ID - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus berupaya menemukan tiga jemaah haji Indonesia yang dilaporkan hilang dan belum kembali ke kloternya sejak akhir Mei dan pertengahan Juni 2025. Ketiganya diketahui memiliki riwayat demensia, yang diduga menjadi faktor penyebab tersesatnya mereka.

Kepala Bidang Pelindungan Jemaah, Kolonel Harun Al Rasyid, menyampaikan bahwa proses pencarian masih berlangsung secara intensif dan melibatkan berbagai pihak.

“Kami terus melakukan pencarian terhadap ketiga jemaah tersebut. Mohon doa dari seluruh masyarakat agar mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Harun dalam keterangan tertulis, Selasa (1/7/2025).

Baca Juga : Setelah Turun Sejak 2022, Angka Pernikahan Mulai Bangkit di 2025

Harun menjelaskan, dua tim pencari telah dibentuk dan ditugaskan menyisir berbagai lokasi di Makkah dan sekitarnya, termasuk Jabal Khandamah, Jabal Tsur, kawasan sekitar hotel jemaah, serta wilayah Arafah, Muzdalifah, dan perbatasan Makkah–Al Lith.

Pencarian juga dilakukan di rumah sakit seperti RS An-Noor dan ruang jenazah, serta melalui pengecekan CCTV.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan unsur kesehatan, KKHI Makkah, KJRI, dan beberapa kantor polisi di wilayah Makkah,” ungkapnya.

Baca Juga : KPK Dorong Penguatan Etika dan Objektivitas di Lingkungan Kemenag

Bahkan, kata Harun, permintaan bantuan juga disampaikan langsung dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi saat kunjungan ke kantor misi haji Indonesia di Daker Makkah.

Koordinasi juga terus dilakukan dengan ketua kloter masing-masing, yakni PLM 19, SUB 79, dan BDJ 07. Selain itu, PPIH juga telah mengirim surat resmi kepada syarikah atau penyedia layanan jemaah, agar turut aktif membantu pencarian.

“Setiap hari tim kami menyisir lokasi-lokasi strategis, termasuk di sekitar Masjidil Haram,” tambah Harun.

Baca Juga : DPR Dukung Revisi Regulasi untuk Percepat Internasionalisasi PTKIN

Pencarian, tegas Harun, akan dilakukan hingga berakhirnya masa operasional haji 2025. Ia juga mengajak seluruh jemaah, baik yang masih di Tanah Suci maupun yang telah kembali ke Tanah Air, untuk bersama-sama mendoakan agar ketiga jemaah segera ditemukan.

Berikut identitas jemaah yang masih dalam pencarian:
1. Nurimah (80 tahun) – Kloter PLM 19 (Embarkasi Palembang), dilaporkan hilang sejak 28 Mei setelah meninggalkan hotel 614.
2. Sukardi (67 tahun) – Kloter SUB 79 (Embarkasi Surabaya), terakhir terlihat pada 29 Mei usai keluar dari hotel 813.
3. Hasbulah (73 tahun) – Kloter BDJ 07 (Embarkasi Banjarmasin), dilaporkan hilang sejak Selasa dini hari, 17 Juni 2025, setelah meninggalkan hotel 709.

PPIH memastikan seluruh upaya maksimal terus dilakukan untuk menemukan ketiganya dan memberikan pendampingan kepada keluarga serta kloter terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru