Pesta Miras Oplosan Berujung Maut di Makassar Diduga Didahului Aksi Penganiayaan

Penulis : Reza Rivaldi
Potongan gambar yang memperlihatkan para pemuda memamerkan dua jerigen alkohol murni yang bertuliskan 96 persen/Ist

Tak hanya menghantam dengan tangan kosong, pemuda berbaju hitam itu juga sempat menendang kepala korban menggunakan lutut hingga terbentur di tembok kamar.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR -- Rekaman video sesaat sebelum pesta Minuman Keras (Miras) oplosan yang menewaskan tiga pemuda di Makassar, viral di Media Sosial (Medsos). Dalam rekaman video terlihat terjadi aksi penganiayaan atau dugaan kekerasan.

Ada tiga video yang beredar. Video pertama yang berdurasi 59 detik memperlihatkan seorang pemuda berdiri di hadapan seorang pemuda yang sedang duduk.

Tak lama, pemuda yang berdiri itu langsung menghujani bogem mentah ke kepala pemuda yang duduk itu."Kau kurang ajar sama saya, siapa nu pattoangi ? (Siapa kamu andalkan?)," Kata pemuda sembari memukul.

Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025

Tak hanya menghantam dengan tangan kosong, pemuda berbaju hitam itu juga sempat menendang kepala korban menggunakan lutut hingga terbentur di tembok kamar.

Pemuda yang dianiaya itu nampak juga merintih kesakitan hingga menangis saat mendapatkan perlakuan brutal tersebut. Pemuda nahas itu juga memohon ampun dan meminta maaf.

"Ampunka kodong, tidakji, ampunka (Maafkan saya, maafkan)," ucapnya sambil meringis kesakitan.

Baca Juga : Cekcok Soal Aliran Air Berujung Penganiayaan di Bone, Kakak Tikam Adik dengan Badik

Dalam video lain memperlihatkan juga para pemuda yang memamerkan dua jerigen yang berisi alkohol murni. Dijerigen tersebut ada tulisan 96 persen yang merupakan alkohol murni.

Selain dua jerigen berkapasitas 5 liter itu ada juga satu botol minuman soda yang diduga bakal dicampurkan dengan alkohol murni tersebut.

Menanggapi video viral itu Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan JM Hutagaol mengatakan, pihaknya masih mendalami ihwal video beredar tersebut.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Resmikan Gedung Parama Satwika dan Luncurkan Operasi Pamapta Polrestabes Makassar

"Kalau kita liat videonya jelas ada minuman soda dan alkohol 96 persen, kita akan cocokan nanti," ungkap Ridwan kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Selasa (28/2/2023) petang.

Kata Ridwan, sejauh ini pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap para saksi atau pemuda yang melakukan pesta miras tersebut. Pasalnya, para saksi masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS).

"Yang meninggal itu ada tiga orang, beberapa orang lain masih sakit sehingga belum bisa dimintai keterangan, kita sudah monitor jika sudah bisa diperiksa nanti kita bawa untuk diperiksa. Belum ada laporan, tapi kita buat laporan model A dulu karena ada pengaduan," ucap Ridwan.

Baca Juga : Mangkir Dinas Enam Bulan, Polisi di Makassar Dipecat Tidak Hormat

Ditanyai terkait aksi kekerasan dalam video, Ridwan menyebut bahwa dalam hasil pemeriksaan sementara penyebab kematian tiga pemuda itu diakibatkan miras oplosan.

"Kemarin masih miras itu saja, nanti kita lakukan perkembangan karena ada videonya terbaru, kita akan kembangkan kesana siapa nanti tersangka," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, korban meninggal dunia akibat menegak Minuman Keras (Miras) oplosan kembali bertambah. Total kini sudah ada tiga korban tewas akibat pesta miras oplosan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru