Rombongan Pengantar Jenazah Lagi-lagi Berulah, Terlibat Adu Jotos dengan Warga
Beberapa pengendara mencoba melerai namun tidak diindahkan.
PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR - Aksi anarkisme yang dilakukan iring-iringan pengantar jenazah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali terjadi. Kali ini, rombongan pengantar jenazah terlibat saling adu jotos dengan warga dan pengendara hingga menjadi viral di Media Sosial (Medsos).
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di bilangan Jalan Urip Sumiharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Sabtu (15/4/2023) siang tadi.
Dalam video singkat itu, tampak ada tiga pria langsung menyerang beberapa pengendara motor. Satu pria nampak tidak mengenakan baju dan terlihat membawa benda tumpul dan menghantam ke pengendara.
Baca Juga : Kapolda Sulsel Resmikan Gedung Parama Satwika dan Luncurkan Operasi Pamapta Polrestabes Makassar
Disitu, ada juga nampak sebuah ambulans yang sirenenya terus berbunyi. Beberapa kendaraan roda dua juga roboh akibat perkelahian itu. Beberapa pengendara mencoba melerai namun tidak diindahkan.
Sementara pengendara lainnya juga terlihat melakukan perlawanan saat dihujani bogem mentah oleh tiga pria tersebut.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando K Sambolangi membenarkan perihal peristiwa tersebut. Kata dia, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa itu.
Baca Juga : Mangkir Dinas Enam Bulan, Polisi di Makassar Dipecat Tidak Hormat
"Iya, kita menunggu laporan korban, kalau ada kita lakukan proses dan kita lakukan penyelidikan," kata Lando kepada awak media saat dikonfirmasi, Sabtu siang.
Lando menyebut, pihaknya telah mengimbau selama ini bahwa warga dapat menghubungi pihak aparat kepolisian jika membutuhkan pengawalan pengantaran jenazah.
"Kita imbau kan dari dulu untuk memberikan informasi agar kita malakukan pengawalan. Kita juga mengimbau agar jangan membawa benda-benda yang membahayakan, atau merusak kendaraan orang lain. Kalau begitu sudah kita sampaikan dari dulu gunakan pengawalan karena kan gratis," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News