PORTALMEDIA.ID -- Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kembali dinyatakan positif Covid-19, hanya beberapa hari setelah dites negatif usai menjalani perawatan isolasi mandiri di Gedung Putih.
Dalam pernyataan pada Sabtu (30/7/2022), Dokter Gedung Putih, Kevin O'Connor mengatakan saat ini Biden tidak mengalami gejala seperti sebelumnya, dan merasa cukup baik.
Sesuai dengan pedoman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Biden akan kembali diisolasi selama setidaknya lima hari. Data CDC menujukkan, sebagian besar kasus rebound atau mereka yang terinfeksi kembali mengalami gejala ringan.
Baca Juga : Joe Biden Kritik Keras Trump Soal Pemangkasan Jaminan Sosial dalam Pidato Pascakepresidenan
Di Twitter, Biden menyebut kasus rebound Covid-19 bisa terjadi pada beberapa orang.
"Saya tidak memiliki gejala, tetapi saya akan mengisolasi (diri) untuk keselamatan semua orang di sekitar saya. Saya masih bekerja dan akan segera kembali," cuitnya.
Presiden berusia 79 tahun itu pada awalnya dinyatakan positif Covid-19 pada 21 Juli dengan gejala ringan. Ia kemudian mendapatkan perawatan dengan obat anti-virus, Paxlovid.
Baca Juga : Prabowo-Biden Serukan Gencatan Senjata di Lebanon, Kutuk Eskalasi Serangan Israel
Setelah dinyatakan negatif, ia kembali mengadakan acara di dalam ruangan dan pertemuan langsung dengan staf di Gedung Putih dan mengenakan masker, sesuai dengan pedoman CDC.
Tetapi pada 28 Juli, Biden melepas masker ketika menyampaikan pidato dan selama pertemuan dengan para CEO di kompleks Gedung Putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News