0%
Kamis, 16 April 2026 21:46

Telkom dan PGN Kolaborasi Pasok Biometana untuk 'Green Data Center'

Editor : Kimel
Turut hadir Direktur Strategic Portfolio Telkom Seno Soemadji (kedua dari kanan) dan Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra (kedua dari kiri) dalam agenda ini.
Turut hadir Direktur Strategic Portfolio Telkom Seno Soemadji (kedua dari kanan) dan Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra (kedua dari kiri) dalam agenda ini.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung operasional green data center berkelanjutan milik TelkomGroup melalui pemandaatan biometana yang dipasok oleh PGN.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA –  PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) resmi menjalin kolaborasi strategis untuk mengintegrasikan infrastruktur digital energi rendah karbon.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Mou) di Jakarta, Jumat (10/4).

Langkah ini dilakukan untuk mendukung operasional green data center berkelanjutan milik TelkomGroup melalui pemandaatan biometana yang dipasok oleh PGN.

Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai pengembang ekosistem digital dan data center yang membutuhkan pasokan energi rendah emisi, termasuk biometana, untuk mendukung operasional data center TelkomGroup.

Sementara itu, PGN menyediakan pasokan energi tersebut melalui pemanfaatan biometana yang berasal dari limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatera.

Energi hijau ini diproyeksikan menjadi motor penggerak bagi data center generasi baru Telkom yang membutuhkan efisiensi tinggi dan emisi rendah.

Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia Bhimo Aryanto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar BUMN sekaligus mitra global.

“Kami melihat kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat integrasi antara sektor digital dan energi. Sinergi yang dibangun tidak hanya akan menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai baru yang berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional,” ujar Bhimo.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar BUMN untuk mendukung pembangunan infrastruktur digital nasional yang andal dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan mendorong Indonesia sebagai regional digital hub. Hal ini sejalan dengan ambisi TelkomGroup untuk menjadi digital infrastructure powerhouse di regional,” ungkap Dian.

Di Indonesia, TelkomGroup mengidentifikasi lima wilayah
potensial yang akan didukung oleh pasokan energi PGN, yakni Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya.

Wilayah-wilayah tersebut telah terintegrasi dengan jaringan pipa gas eksisting PGN, sehingga memungkinkan optimalisasi infrastruktur yang ada sekaligus membuka peluang pengembangan jaringan baru.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menyoroti peran strategis biomethane sebagai salah satu motor penggerak transformasi bisnis PGN menuju era rendah karbon.

“PGN telah melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi bagi infrastruktur masa depan. Inisiatif biomethane untuk data center ini membuka peluang nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional,” jelas Arief.

Sejalan dengan penguatan kerja sama domestik bersama PGN, TelkomGroup juga terus memperluas kolaborasi global dalam pengembangan ekosistem green digital infrastructure, salah satunya melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd.

Melalui entitas data center TelkomGroup, NeutraDC, kerja sama tersebut  telah terjalin sejak tahun 2025 dan difokuskan pada eksplorasi integrasi antara infrastruktur digital, platform, serta layanan energi berkelanjutan.

Kolaborasi global ini mencakup pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung operasional serta kebutuhan pelanggan enterprise.

Dengan pendekatan ini, Semua pihak berupaya memperkuat strategi end-to-end, mulai dari ketersediaan energi hijau di sisi hulu (supply), ketersediaan energi listrik hingga pengembangan solusi terintegrasi di sisi hilir (use case dan commercialization).

Sinergi antara kolaborasi domestik dan global diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang lebih komprehensif dalam mendukung pengembangan AI-ready green data center, sekaligus memperkuat positioning TelkomGroup sebagai pemain kunci dalam ekosistem digital regional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar