PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengukuhkan 3243 mahasiswa di Balai Sidang Mukhtamar, Selasa (19/9).
Kali ini, pengukuhan mahasiswa baru (maba) disambut meriah dengan kehadiran sejumlah mahasiswa dari luar negeri yang berpakaian adat Sulsel.
Mereka, dengan pakaian adat yang dikenakannya, berdiri di barisan paling depan dan ikut tampil ke podium untuk dikukuhkan secara resmi oleh Rektor Unismuh. Salah satunya diantaranya Akiho Tsuji dan San Sano dari Jepang.
Baca Juga : Libatkan Guru Besar dan Dosen, Unismuh Makassar Sasar 96 Sekolah
Kehadiran mereka dengan gaya yang berbeda menimbulkan decak kagum dari para mahasiswa hingga pengunjung yang datang ke Balai Sidang Mukhtamar.
Tak sedikit yang melirik kepada mereka untuk sekadar menyambut kedatangan dan memberikan sikap toleransi.
Saat dikonfirmasi portalmedia.id, Akiho Tsuji menyampaikan kebanggaannya bisa diterima oleh kampus besar Unismuh dan alasannya memilih kampus Unismuh untuk dijadikan tempat belajar.
Baca Juga : Jelang Ramadhan, Unismuh Makassar Bekali Muballigh Hijrah, 445 Dai Disiapkan Terjun ke 29 Kabupaten
"Saya memilih kuliah di Unismuh karena saya suka dan tertarik belajar budaya Makassar. Sebab, empat tahun lalu, saya berkunjung ke sini (Makassar) bersama keluarga. Dan ada banyak momen yang membuat saya selalu ingin kembali ke Makassar," jelasnya.
Bukan cuma itu, ia juga menyampaikan ketertarikannya dengan ragam makanan khas yang disajikan berbeda oleh orang Makassar.
"Apalagi makanan Coto Makassar dan Pisang Ijo. Saya selalu merindukan makanan itu," jelasnya.
Baca Juga : Puluhan OTK Serang Unismuh Makassar, Dua Mahasiswa Luka Parah
Lokasi kampus juga tutur Akiho yang dekat dengan pantai membuatnya menaruh hati pada kampus biru ini.
"Soalnya di Jepang, rumah saya dekat dengan pantai dan Unismuh adalah satu-satunya kampus yang terdaftar program Kemendikbud yang saya ikuti dekat dengan pantai," jelasnya.
Selanjutnya, Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse menyampaikan keterbukaan Unismuh menerima mahasiswa dari luar negeri.
"Walau pun kita kampus islami yang menjunjung penerapan nilai islam di kampus. Kami juga senantiasa menerima para pelajar dari luar untuk berproses dan belajar tentang islam dan budaya Makassar," pungkasnya.
Tahun ini lanjutnya, Unismuh menerima sebanyak 21 mahasiswa luar negeri diantaranya dari Jepang, Pakistan, Thailand, Kanazawa dan berapa negara lainnya.
Selain itu, Prof Ambo juga menjelaskan proses pendaftaran maba dan jumlah mahasiswa yang tersaring hingga yang ditetapkan sebagai mahasiswa baru.
Baca Juga : Unismuh Makassar Gandeng Asia e University untuk Wujudkan Kampus Berkelas Dunia
"Jumlah pendaftar peminat pertama di Unismuh, sebanyak 6344 orang, pendaftar peminat kedua sebanyak 6978. Dari jumlah yersebut, yang dinyatakan lulus tes sebanyak 3243 mahasiswa," terangnya.
Jumlah mahasiswa baru Unismuh terdiri dari maba Fakultas Agama Islam sebanyak 588 orang, Fakultas Ekonomi Bisnis 673 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 477 orang, dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 552 orang.
Maba Fakultas Teknik berjumlah 411 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 244 orang, Fakultas Pertanian 106 orang, dan Pascasarjana 173 orang.
Pengukuhan Maba Unismuh juga diikuti mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru sebanyak 534 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News