0%
Kamis, 28 September 2023 21:16

Listriknya Dimatikan Sejak 2022, Pedagang Pasar Butung Laporkan Pengelola ke Polisi namun Tak Digubris

Penulis : Aldy
Editor : Rahma
Ilustrasi/Int
Ilustrasi/Int

Akibatnya toko atau kios tempatnya berjualan sepi pembeli dikarenakan gelap gulita.

PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR- Saling bersitegang antara pedagang dan pihak pengelola Pasar Butung, Kecamatan Wajo, Kota Makassar viral di media sosial (medsos). Di mana, dalam video yang beredar nampak dua pria berseragam safari hitam-hitam sedang berdebat dengan seorang perempuan yang merupakan pedagang di pasar tersebut.

Video perdebatan itu diunggah akun Facebook Merlyn Munir dan beredar di beberapa akun Instagram.

Dalam unggahan video itu, dituliskan keterangan, "Kejadian (23-9-2023) yang mengaku sebagai Pengelola Pusat Grosir Butung, selalu berbuat arogan dan semena-mena kepada pedagang," tulisnya dalam unggahannya.

Baca Juga : Jelang Perayaan Nataru, Polres Pelabuhan Makassar Perketat Pengamanan Gereja

Pada video tersebut terdengar perdebatan pedagang yang protes aliran listriknya dimatikan oleh petugas yang mengaku pengelola pasar Butung.

Saat diwawancara, Merlin mengatakan, aliran listrik di tempat dirinya berjualan sudah di putus semenjak bulan Agustus 2022 lalu. Akibatnya toko atau kios tempatnya berjualan sepi pembeli dikarenakan gelap gulita.

"Aliran listrik toko saya itu sudah dimatikan semenjak dari bulan Agustus 2022 lalu," ujar Merlin saat ditemui wartawan, Kamis (28/9/2023).

Baca Juga : Jelang Nataru, Polres Pelabuhan Makassar Tingkatkan Patroli Antisipasi Tindak Kejahatan

Akibat pemutusan listrik itu, Merlin pun mengaku terpaksa menggunakan aki untuk pencahayaan di kios miliknya. Namun pencahayaan yang tidak maksimal menggunakan aki, dirinya kemudian beralih menggunakan genset untuk memenuhi kebutuhan pencahayaan di kiosnya.

Namun penggunaan genset itulah yang kemudian membuat pria atau pihak yang mengaku pengelola pasar Butung tidak terima.

"Ternyata pengelolanya itu tidak terima saya pakai genset, dilarang. Jadi otomatis saya kan sebagai pedagang, bagaimana caranya bisa dapat pembeli, karena kondisi sekarang kan ada lampu saja belum tentu ada pembeli apa lagi lampunya mati" ungkapnya.

Baca Juga : Polres Pelabuhan Makassar Ringkus Lima Pelaku TPPO Aplikasi MiChat

Dari situlah, kata Merlin, sebagai pedagang tidak menerima perilaku pengelola Pasar Butung yang diduga tidak adil kepadanya.

Merlin menambahkan, pada saat kejadian pada bulan Agustus tahun 2022 lalu, dirinya pernah melaporkan kejadian tersebut di Polres Pelabuhan Makassar. Namun belum ada tidak lanjut dari Kepolisian hingga saat ini.

"Kan dimana-mana itu kalau kita sewa tempat pasti dapat fasilitas, seperti lampu dan lainnya, tapi saya ini tidak mendapatkan padahal itukan hak saya. Saya sudah laporkan ke polisi tapi belum ada tindak lanjutnya sampai sekarang," sebutnya.

Baca Juga : Anggota Polres Pelabuhan Makassar Dipecat Usai Bolos Kerja 259 Hari

Merlin pun berharap, semoga aparat pemerintah dan aparat yang terkait bisa cepat menyelesaikan persoalan itu.

"Karena kan kasus-kasus di Pasar Butung itu bukan cuma saya Pak banyak yang sudah kena dampaknya pedagang," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Pasar Butung belum memberikan penjelasan mengenai keluhan pedagang tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer