0%
Jumat, 06 Oktober 2023 13:59

Serangan Cyber Mencekik, BCA Syariah Halau dengan 3 Proteksi Jitu

Penulis : Gita Oktaviola
Editor : Gita Oktaviola
Foto (Gita/portalmedia.id)
Foto (Gita/portalmedia.id)

“Berkat BCA Syariah, saya bisa lancar menjalankan usaha tanpa ribet, aman dan nyaman,” Sarwandi Eka Sarbini, Seorang Wiraswasta kepada portalmedia.id.

 Foto (Gita/portalmedia.id)

Lebih lanjut, Selfi menjelaskan tentang fitur keamanan digital yang dimiliki BCA Syariah. “Jadi, untuk masuk di aplikasinya, nasabah terlebih dahulu masukkan kode akses berupa huruf dan angka. Ini alasannya supaya tidak gampang diretas mobile banking ta’. Terus kalau misal salah masukkan kode selama 3 kali. Mobile banking bakal langsung reset. Dan ini harus dikonsultasikan langsung ke pihak bank. Jadi aman,” jelasnya menggunakan logat Makassar.

Baca Juga : BCA Syariah Bukukan Pertumbuhan Laba 20,9%

Keamanan Data Cegah Serangan Cyber

Seiring perkembangan transaksi digital di Indinesia, menjaga keamanan data pribadi nasabah juga pilihan utama BCA Syariah agar tetap menjadi kepercayaan masyarakat. Apalagi, ancaman serangan cyber yang senantiasa memata-matai objeknya. Untuk itu, BCA Syariah melakukan implementasi pengamanan berlapis untuk mencegah kejahatan cyber.

Lukman Hadiwijaya Direktur Teknologi Informasi BCA Syariah menyampaikan tiga aspek perlindungan data nasabah yang diterapkan BCA Syariah, meliputi people, process dan technology. Tiga aspek tersebut memberikan proteksi terhadap kemanan data nasabah.

Baca Juga : Bank Mandiri Mulai Kurangi Penggunaan Mesin ATM

Pada aspek people BCA Syariah, pihak bank memberikan edukasi terhadap nasabah untuk mencegah risiko dengan menjaga data pribadi. Pihaknya dengan konsisten memberikan imbauan kepada nasabah agar terus berhati-hati dalam melakukan transaksi keuangan, dengan menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan termasuk dengan tidak memberitahukan informasi data seperti password dan PIN kepada siapapun, bahkan kepada keluarga terdekat maupun pihak bank.

Pada aspek process, setiap pengembangan aplikasi akan melalui proses security review. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan data nasabah dalam aplikasi yang dikembangkan. BCA Syariah menggunakan proses verifikasi dengan pengamanan berlapis diantaranya liveness pengenalan wajah (Face Recognition), penggunaan Secure Socket Layer (SSL) dan pengamanan transaksi dengan Kode Akses/password dan mPIN.

Sementara itu pada sisi technology, BCA Syariah juga melakukan penguatan dengan melakukan peremajaan sistem sehingga dapat memitigasi celah keamanan pada sistem. Tak hanya itu, untuk meyakinkan para nasabah, BCA Syariah telah membuktikan keamanan digital melalui sertifikasi ISO 27001:2013 dalam penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

Baca Juga : BCA Syariah Berbagi Kurban di 16 Kota

“Pencapaian ini menjadi salah satu komitmen BCA Syariah dalam menjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi perusahaan. Kami berharap sertifikasi yang telah diperoleh dapat memperkuat kepercayaan nasabah bertransaksi dengan BCA Syariah,” kata Lukman

Sertifikasi ISO 27001:2013 yang diperoleh oleh BCA Syariah meliputi ruang lingkup penyediaan aplikasi program infrastruktur API (Application Programming Interface) dan Host to Host Network. Dengan diterimanya sertifikasi ISO ini, menandakan komitmen yang kuat oleh BCA Syariah untuk menerapkan SMKI yang sesuai dengan standar SNI ISO/IEC 27001:2013.

Foto (Gita/portalmedia.id)

Baca Juga : Layanan 'Branchless Banking' CIMB Niaga Mendominasi Total Transaksi Sebesar 97,0 Persen

BCA Syariah Punya Ratusan Ribu Nasabah

Pembukaan rekening online BCA Syariah mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Kurang lebih dua bulan sejak diluncurkan, pembukaan rekening online BCA Syariah meraih 233 ribu pembukaan rekening baru di Agustus 2023. Perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 35% dengan total nilai Rp9,4 triliun dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp7,3 triliun.

Jumlah nasabah juga mencapai 513 ribu nasabah, tumbuh 154% dibandingkan Agustus 2022 yang tercatat sebesar 201.000.

Di sisi operasional, proses kerja secara digital terus ditingkatkan untuk menambah efisiensi dan percepatan proses kerja. Sebagai contoh, BCA Syariah telah melakukan otomasi proses pengajuan pembiayaan Emas iB melalui penggunaan Robotic Process Automation (RPA), serta berbagai solusi digital lainnya yang digunakan untuk pengembangan kapasitas karyawan.

Moderenisasi layanan yang dilakukan oleh BCA Syariah merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan perolehan dana murah. BCA Syariah menargetkan di akhir tahun ini Dana Pihak Ketiga (DPK) dapat tumbuh dikisaran 10-12% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp9,5 triliun.

Seiring dengan perkembangan kebutuhan nasabah, BCA Syariah mulai mengembangkan layanan mobile banking yang disebut BCA Syariah Mobile, tepatnya di tahun 2014 dan mengembangkan internet banking Klik BCA Syariah di tahun 2017. Di tahun yang sama, BCA Syariah meluncurkan kartu co-branding Flazz BCA Syariah dalam rangka mendukung cashless society yang memudahkan pembayaran non tunai bagi nasabah.

Frekuensi transaksi BCA Syariah Mobile mencapai 63% dari keseluruhan transaksi nasabah di BCA Syariah. Transaksi di cabang sebesar 3%, sementara ATM dan EDC secara total mencapai 33% dan sisanya pada internet banking sebesar 1%. BCA Syariah Mobile menjadi alat transaksi yang paling banyak diincar karena kemudahannya dapat digunakan kapan pun dan dimana pun.

BCA Syariah secara berkelanjutan terus meningkatkan fitur dan layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transaksi perbankan yang mudah dan aman. Penyempurnaan fasilitas terus dilakukan di antaranya pembaharuan (revamp) pada tampilan BCA Syariah Mobile di tahun 2022, penambahan fitur pembayaran QRIS, dan tarik tunai cardless agar nasabah tidak perlu lagi membawa kartu ATM saat melakukan tarik tunai di ATM BCA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar