PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Pemerintah akan menampung sementara pengungsi Rohingya. Meski demikian, belum diketahui secara pasti dimana para pengungsi tersebut akan ditampung.
"Saya sampaikan bahwa sementara, sementara kita tampung, sementara (pengungsi Rohingya)," kata Presiden Jokowi, Senin, 11 Desember 2023, usai meresmikan Stasiun Pompa Air Ancol Sentiong, di Jakarta Utara.
Presiden Jokowi menyampaikan, pemerintah terus berkoordinasi dengan organisasi-organisasi internasional terkait pengungsi Rohingya. Salah satunya Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).
Baca Juga : Jokowi Target 61 Bendungan di Indonesia Rampung Akhir Tahun 2024
"Karena kita masih berbicara dengan organisasi-organisasi internasional UNHCR dan lain-lain. Karena memang masyarakat lokal tidak menginginkannya (pengungsi Rohingya)," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah memberikan keterangan masalah pengungsi Rohingya di Aceh. Presiden menyatakan diduga kuat adanya keterlibatan jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terkait arus pengungsian tersebut.
"Saya menerima laporan bahwa pengungsi Rohingya semakin banyak yang masuk ke wilayah Indonesia, terutama Aceh," ujarnya, Jumat, 8 Desember 2023 lalu.
Baca Juga : Jokowi Tak Sabar Mendarat Pakai Pesawat Kepresidenan di Bandara IKN
Mengenai jaringan TPPO yang berada di balik pengungsi tersebut, Presiden memastikan akan bertindak tegas. Meski begitu, pemerintah akan tetap menyalurkan bantuan kemanusiaan sementara kepada para pengungsi dengan mengutamakan kepentingan masyarakat lokal.
"Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan organisasi internasional untuk menangani masalah ini," ujar Presiden.
Sebelumnya, organisasi PBB terkait penanganan pengungsi, UNHCR menyatakan, ada 700 pengungsi Rohingya di Aceh. Menurut UNHCR, para pengungsi memerlukan tempat penampungan yang layak.
Baca Juga : Istana Sebut Ada Pihak Ingin Adu Domba Jokowi dan Prabowo
Perwakilan UNHCR di Indonesia, Ann Maymann, mengatakan, beberapa lokasi pengungsi belum memiliki penampungan yang layak. Diantaranya, di Kota Sabang, Pidie, dan juga yang baru mendarat di Aceh Besar. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News