PORTALMEDIA.ID — Hasil survei Litbang Kompas periode 29 November-4 Desember 2023 mengungkap posisi Partai Gerindra kini menngeser PDI Perjuangan sebagai partai politik dengan elektabilitas tertinggi.
Berdasarkan hasil survei, Partai Gerindra memiliki elektabilitas 21,9 persen sedangkan PDI-P 18,3 persen.
"Dengan angka keterpilihan ini, posisi Gerindra menyusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang sebelumnya, dalam survei Kompas, elektabilitasnya selalu menempati posisi teratas," tulis Litbang Kompas, Selasa (12/12/2023), dikutip dari Kompas..
Baca Juga : PSI Berambisi Kuasai Basis PDIP, Hasto: Masih Terlalu Dini
Survei menunjukkan elektabilitas Gerindra meningkat 3 persen dibandingkan survei bulan Agustus 2023, sementara PDI-P malah turun 3,1 persen dari angka 24,4 persen.
Walaupun demikian, konfigurasi terkait elektabilitas partai politik ini masih bisa berubah karena 43,9 persen responden dalam survei ini menyatakan pilihannya masih dapat berubah.
Selain itu, masih ada pemilih yang bimbang atau undecided voters sebanyak 17,3 persen, meningkat dari 11,4 persen pada survei bulan Agustus lalu.
Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, PDIP Ingatkan Kader Tidak Salah Gunakan Wewenang
Survei ini diikuti oleh 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.
Metode tersebut tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error lebih kurang 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Survei dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.
Berikut ini peta elektabilitas partai politik menurut hasil survei Litbang Kompas:
Baca Juga : Rayakan HUT ke-53, PDIP Luncurkan Maskot Baru Banteng Barata
- Partai Gerindra: 21,9 persen
- PDI Perjuangan: 18,3 persen
- Partai Golkar: 8,0 persen
Baca Juga : Kunjungi Dua Gereja di Malam Natal, Fadel Ajak Masyarakat Bangun Semangat Solidaritas Antarumat Beragama
- Partai Kebangkitan Bangsa: 7,4 persen
- Partai Nasdem: 4,9 persen
- Partai Keadilan Sejahtera: 4,5 persen
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News