PORTALMEDIA.ID -- Amerika Serikat (AS) memberikan dukungan kepada Israel untuk menyerang Gaza karena dinilai sebagai hak untuk mempertahankan diri. Sementara sejumlah negara, termasuk Arab Saudi mengutuknya.
Meski begitu, Departemen Luar Negeri AS pada Sabtu (6/8/2022) mendesak semua pihak untuk menghindari eskalasi lebih lanjut ketika serangan udara Israel menggempur Gaza sementara kelompok Jihad Islam militan menembakkan roket ke Israel.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, setidaknya 24 warga Palestina, termasuk enam anak-anak telah tewas dan 203 terluka selama dua hari penembakan.
Baca Juga : 80 Ribu Tentara Israel Alami Gangguan Jiwa Akibat Agresi di Jalur Gaza
Militan Palestina menembakkan lebih dari 400 roket ke Israel, kebanyakan dari mereka dicegat, menyalakan sirene serangan udara dan mengirim orang berlarian ke tempat perlindungan bom. Tidak ada laporan korban serius.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, pihaknya mengutuk dan mengecam serangan Israel di Jalur Gaza.
Ditegaskan bahwa Kerajaan Arab Saudi mendukung rakyat Palestina, dan meminta masyarakat internasional untuk mengambil semua upaya untuk mengakhiri eskalasi antara kedua negara.
Baca Juga : Sembilan Pernyataan Sikap, MUI Serukan Perkuat Solidaritas Palestina
Kementerian menambahkan bahwa warga sipil harus dilindungi dari kekerasan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News