PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Sebanyak 22 orang pemuda diduga terlibat dalam keributan pasca peraayaan malam Tahun Baru berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
Hal itu diungkapkan langsung Kapolsek Rappocini, Kompol Muhammad Yusuf. Ia mengatakan pihaknya telah berhasil dalam mencegah potensi keributan di Jalan Syekh Yusuf, Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Rappocini, Makassar pada Senin (1/1/2024) sekitar pukul 00.30 Wita.
Dalam pencegahan tersebut, pihaknya juga turut mengamankan 10 unit kendaraan sepeda motor yang digunakan para pelaku.
Baca Juga : Penjaga Kosan Cabuli Tiga Bocah di Semak-semak
Yusuf menjelaskan, langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
"Pemuda yang diamankan sebanyak 22 dan 10 unit kendaraan sepeda motor. Mereka saat itu diduga akan melakukan keributan setelah merayakan malam Tahun Baru," tuturnya saat dihubungi PORTALMEDIA.ID, Senin (1/1/2024).
Dirinya menyebut kejadian itu bermula sekitar pukul 00.30 Wita, pihaknya memberhentikan pengendara motor yang dicurigai akan melakukan tindakan yang perpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar Jalan Syekh Yusuf.
Baca Juga : Kesra Makassar Paparkan Kolaborasi Baznas-Pemkot dan Rencana Refleksi Keimanan pada Danny Pomanto
Setelah diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan, salah satu pengendara motor yang diketahui berinisial TF (29) membawa senjata tajam berjenis badik yang disembunyikan didalam tasnya.
"Saat dilakukan pemeriksaan, didapati sajam jenis badik yang berada di dalam tas hitam milik pelaku dan anggota langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Polsek Rappocini," terangnya.
Tidak jauh dari lokasi tersebut, terdapat sekitar sembilan sepeda motor yang berboncengan sambil berteriak saat melintas di rumah yang sedang berduka.
Baca Juga : Jelang Nataru, Polsek Rappocini Makassar Kumpulkan Forkopimca Perketat Keamanan di Gereja
"Akibatnya mereka dikejar oleh warga. Nahasnya lagi, dua di antaranya sempat dikeroyok oleh warga. Tiba-tiba warga membentangkan ketapel busur, sehingga diamankan," sambung Yusuf.
Adapun para remaja yang berkisar sembilan motor itu memutar arah karena melihat penyekatan yang dilakukan oleh Tim Perintis.
"Karena terdesak mereka kemudian kabur kedalam perumahan," tukasnya.
Baca Juga : Jelang Perayaan Nataru, Polisi Giatkan Operasi Pesta Miras di Makassar
Yusuf juga menyebut, saat dilakukan penyisiran, ditemukan enam orang berpura bermain handphone di teras rumah warga.
"12 orang lagi tidak bisa kabur karena jalanan buntu," sahutnya.
Dituturkan Yusuf, untuk menghindari amukan massa yang sudah emosi, Tim Patroli menutup pagar perumahan dan menunggu bantuan Polsek Rappocini membawa mobil untuk dibawa ke Polsek guna proses lebih lanjut.
Baca Juga : Ciptakan Pemilu Aman dan Kondusif, Polsek Rappocini Rampungkan Deklarasi Damai di 11 Kelurahan
Selanjutnya, diungkapkan Yusuf, para pemuda tersebut diberikan pembinaan dan arahan positif agar tidak terlibat kembali dalam aktivitas yang merugikan.
"Ini adalah upaya kita untuk mencegah potensi keributan dan menjaga keamanan lingkungan. Para pemuda akan kita bina agar dapat berkontribusi positif bagi masyarakat," tandasnya. (Ansar Siga)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News