PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Berhetinya layanan Teman Bus Mamminasata pada 2 koridor yakni 3 (Kampus 2 PNUP – PIP) dan 4 (Kampus Teknik Unhas Gowa – Panakukkang Square) mengakibatkan muncul pengangguran baru.
Para pramudi alias sopir Teman Bus Mamminasata terpaksa menganggur akibat kebijakan Kementerian Perhubungan yang memutuskan tak beroperasi lagi.
Kepala UPT Transportasi Mamminasata Dinas Perhubungan Sulsel, Andi Nur Diyana mengatakan, jika Teman Bus dua koridor dihentikan operasionalnya otomatis pramudi kehilangan pekerjaan.
Baca Juga : Trans Sulsel Gantikan Teman Bus, Pemprov Sulsel Ambil Alih Dua Koridor Utama
"Kita memang sangat sayangkan karena banyak yang kehilangan pekerjaan, artinya banyak kepala rumah tangga terdampak," kata Andi Nur Diyana kepada wartawan, Selasa (2/1/2024).
Adapun total kendaraan untuk kedua koridor yaitu 19 kendaraan koridor 3 dan 15 kendaraan di koridor 4.
Sementara masing-masing unit bus dioperasikan oleh 2 pramudi yang bertugas bergantian, artinya ada 68 orang pramudi akan kehilangan pekerjaan.
Baca Juga : Ada Kabar Baik! Unhas Usulkan Teman Bus Koridor 4 Kembali Dioperasikan
"Satu bus dua pramudi, kami menyayangkan Teman Bus berhenti beroperasi, " katanya.
Salah satu pertimbangan penghentian operasional Teman Bus karena adanya pengurangan anggaran dari pusat. Selain Sulsel, total ada 10 daerah yang mendapat pengurangan subsidi Teman Bus.
Kemenhub pernah meminta agar pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Sulsel menyiapkan anggaran agar Teman Bus tetap bisa dioperasikan.
Baca Juga : Gadis Korban Rudapaksa Oknum Supir Bus Maminasata Akan Jalani Pemeriksaan Psikologi
Hanya saja Pemprov Sulsel belum bisa mengcover itu. Alasannya banyak program prioritas lainnya yang juga butuh sokongan anggaran.
"Pernah pusat meminta agar pemda berkontribusi di dalamnya, apakah mengambil alih koridor itu dan di biayai pemda. Tapi kan Penganggaran di Pemprov tidak banyak, dan banyak yg lebih prioritas di 2024," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News