0%
Kamis, 04 Januari 2024 18:13

Inflasi Parepare Sentuh Angka 2,22 Persen Hingga Desember 2023

Editor : Alif
Inflasi Parepare Sentuh Angka 2,22 Persen Hingga Desember 2023
ist

Kepala BPS Kota Parepare Suparno Pani merilis kondisi inflasi di daerah yang dipimpin Akbar Ali itu, hasilnya lebih rendah dari inflasi provinsi maupun nasional.

PORTALMEDIA.ID, PAREPARE - Badan Pusat Statsitik (BPS) Kota Parepare merilis data inflasi. Pada bulan Desember 2023 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 2,22 persen. Sedangkan inflasi month to month (m-o-m) 0,42 persen.

Inflasi tersebut, lebih tinggi jika dibandingkan dengan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni m-o-m 0,73 persen dan y-on-y 2,81 persen. Dan lebih rendah jika dibandingkan dengan inflasi nasional, di mana m-o-m 0,41 persen dan y-on-y 2,61 persen.

Kepala BPS Kota Parepare, Suparno Pani mengatakan meski terjadi inflasi y-on-y di Parepare sentuh 2,22 persen. Namun, itu tidak tinggi. Ini jika berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 101/PMK 010/2021 tertanggal 28 Juli 2021.

Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar

"Bahwa inflasi Indonesia 3 +- 1 antara 2 sampai 4. Alhamdulillah, Parepare ada didalamnya," jelasnya.

Dia menilai inflasi m-o-m Parepare paling rendah di antara lima kabupaten/kota se Sulsel. "Dan nomor 2 terendah untuk y-on-y setelah Kota Palopo," jelasnya.

Dia menyebutkan, ada sepuluh komoditas yang menjadi penyumbang inflasii (y-on-y) pada Desember 2023."Komoditas utama penyumbang inflasi (y-on-y) pada Desember 2023, antara lain beras, cabai rawit, cabai merah, emas perhiasan, rokok kretek filter, gula pasir, mobil, Tomat, Bawang Putih dan Bakso siap santap.

Baca Juga : Rakor Perdana dengan Wali Kota, Ketua DPRD Langsung Hentikan Interpelasi

Sedangkan penyumbang inflasi (m-o-m) Desember 2023, di antaranya tomat, cabai rawit, cabai merah, ikan layang/ikan benggol, bawang merah, perhiasan emas, daging ayam ras, ikan bandeng, ayam goreng dan bawang putih," katanya.

Inflasi berdasarkan kelompok (y-on-y), di antaranya Kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,11 persen; kelompok pakaian dan alas kaki inflasi sebesar 1,62 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,51 persen; kelompok transportasi sebesar 1,32 persen; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,23 persen.

Berikutnya kelompok pendidikan sebesar -0,54 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,78 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,31 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,42 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,38 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer