PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menegaskan, Presiden Joko Widodo fokus bekerja menjalankan tugas-tugasnya. Menurut Moeldoko, Presiden lebih memilih bekerja dan tidak menanggapi isu pemakzulan terhadap dirinya.
"Presiden masih sangat concern untuk menyelesaikan tugas-tugasnya yang tinggal beberapa bulan lagi. Ini kita gas habis-habisan, kita gas pol istilahnya, untuk menuntaskan berbagai program pemerintah," kata Moeldoko dalam keterangannya di Bina Graha, Senin, 15 Januari 2024.
Moeldoko lantas meminta masyarakat untuk fokus pada penyelenggaraan Pemilu 2024 agar berjalan demokratis. Dengan tidak menciptakan agenda tak produktif layaknya wacana pemakzulan.
Baca Juga : PDIP Sebut Usulan Pemakzulan Gibran dari Forum Purnawirawan Harus Dibawa ke Paripurna
Apalagi, menurut Mantan Panglima TNI itu, pemerintah juga sangat concern dengan Pemilu 2024. Pemerintah sangat menginginkan Pemilu 2024 di Indonesia berjalan lancar dan sukses.
"Jadi jangan membuat suasana (negatif), karena kita sedang fokus pada penyelenggaraan pemilu. Jangan ada agenda-agenda lain yang menurut saya tidak produktif bagi masyarakat dan pemerintah," katanya.
Terkait isu pemakzulan, Moeldoko mengklaim pemerintah dan Presiden Jokowi mendapat apresiasi yang sangat tinggi. Khususnya dari masyarakat Indonesia di berbagai wilayah atas kepemimpinan Presiden Jokowi.
Baca Juga : Jokowi Target 61 Bendungan di Indonesia Rampung Akhir Tahun 2024
Isu pemakzulan Presiden muncul ketika sejumlah tokoh dalam Petisi 100 mendatangi kantor Menkopolhukam Mahfud MD. Mereka mendatangi kantor Mahfud pada 9 Januari 2024 untuk usul pemakzulan Presiden Jokowi dari Pemilu 2024.
Mahfud menanggapi usulan tersebut dengan menjelaskan, pemakzulan presiden butuh proses panjang. Dan tentu memakan waktu lama.
Hal itu dikarenakan proses tersebut harus melibatkan DPR dan Mahkamah Konstitusi. Wacana itu menuai pro kontra dari berbagai pihak. (*)
Baca Juga : Jokowi Tak Sabar Mendarat Pakai Pesawat Kepresidenan di Bandara IKN
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News