PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut beberapa tanda alam yang dia sebut sebagai 'sinyal langitan' saat menanggapi klaim calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto berada di timnya Presiden Joko Widodo.
Hasto menilai klaim Prabowo itu bertentangan dengan kondisi yang sebenarnya. Dia pun mengaitkan beberapa kejadian apes belakangan ini dengan situasi politik ke depan.
Prabowo Ngaku Terang-Terangan 'Kami adalah Tim Pak Jokowi'
Baca Juga : Puan Tegaskan Peran PDIP sebagai Penyeimbang yang Berpihak pada Rakyat
"Nanti kita lihat, artinya ketika presiden Jokowi aja sudah sampai seperti itu akan diklaim oleh Pak Prabowo," kata Hasto di Kantor TPD Ganjar-Mahfud Sulsel di Makassar, kemarin.
"Itu bertentangan dengan kondisi sebenarnya, rakyat mencatat termasuk sinyal-sinyal langitan, tiba-tiba mobil presiden bannya kempes, bensinnya habis. Meresmikan talinya putus, pohon beringin di Solo kemudian rubuh, di tempat Prabowo (pohon) juga rubuh menimpa mobil polisi. Itu kan sinyal langitan," ujarnya.
Hasto menambahkan berpolitik itu selama ditujukan kepada kemaslahatan rakyat, bangsa, dan negara tanpa ambisi kekuasaan akan diwarnai hal-hal yang baik.
Baca Juga : PDIP Gelar Rakernas I Bertepatan HUT ke-53 pada 10–12 Januari
"Tetapi kalau berpolitik itu ambisi kepada kepentingan-kepentingan sempit itu akan diwarnai manipulasi," kata Hasto.
Sebelumnya, Prabowo menyatakan bahwa ia bersama Koalisi Indonesia Maju merupakan tim dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Saudara-saudara sekalian, Prabowo-Gibran serta koalisi Indonesia maju, kami terang-terangan dan tidak malu-malu dan tidak mencla-mencle. Kami adalah timnya Pak Joko Widodo dan Anda tahu saya sekian tahun adalah lawan Pak Jokowi," kata Prabowo di hadapan relawannya di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (27/1).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News