PORTALMEDIA.ID, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menanggapi sorotan sebagian pihak terkait suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pemilu 2024 yang melonjak. Komisioner KPU, Idham Holik, mengatakan, lembaganya dalam menghitung suara peserta Pemilu 2024 berdasarkan foto dokumen formulir Model C hasil plano.
“Pokoknya biar rekap berjenjang saja, biar bicara yang angka-angka saja. Data perolehan suara yang terdapat dalam foto dokumen formulir model C, hasil plano adalah sumber rujukan utamanya,” kata Idham dalam keterangan persnya, Senin, 4 Maret 2024.
Idham menjelaskan, data perolehan suara tersebut ditulis langsung oleh petugas KPPS. Hal tersebut, dipastikan Idham, disaksikan langsung oleh saksi peserta pemilu dan pengawas TPS.
Baca Juga : Jokowi Pakai Passapu di Rakernas PSI
“Serta dipantau langsung oleh pemantau terdaftar, data perolehan suara partai politik di Sirekap dapat diverifikasi langsung setiap pengakses. Sirekap menampilkan foto formulir model C Hasil Plano,” ucap Idham.
Sampai saat ini, Idham menuturkan, sudah ada 65,81 persen TPS untuk Pemilu Anggota DPR. Kelengkapan berkas data suara pemilu itu sudah diunggah ke Sirekap.
“Data tersebut menampilkan foto formulir Model C hasil Plano yang dapat dicek atau diverifikasi. Hasil resmi perolehan suara peserta pemilu berdasarkan rekapitulasi berjenjang, dari PPK, KPU kabupaten/kota, KPU provinsi sampai KPU RI,” ujar Idham.
Baca Juga : Ahmad Ali Target PSI Bidik 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029
Diketahui, suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tiba-tiba melesat di Sirekap Pemilu 2024 menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Pasalnya, suara partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep itu tiba-tiba melonjak hingga tembus 3,13%.
Padahal menjelang akhir Februari lalu, tepatnya pada 24 Februari lalu, berdasarkan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), suara PSI masih sekitar 2,54%. Namun sejak 24 Februari, suara PSI mulai melonjak. Hingga 27 Februari atau tiga hari kemudian, suara PSI mencapai 2,77%.
Tak berhenti di situ saja, keesokan harinya yakni pada 28 Februari, suara PSI sudah mencapai 3,01%. Sejak saat itu, suara PSI terus merangkak naik, meski tidak seperti pada periode 24 Februari-28 Februari yang kenaikannya cukup pesat.
Baca Juga : RMS Hengkang ke PSI, Syaharuddin Alrif Ketua NasDem Sulsel
Pada Senin, 4 Maret 2024 hari ini, berdasarkan real count KPU per pukul 10.07 WIB, suara PSI cenderung stabil di 3,13% atau sebesar 2.404.228 suara. (*)
Baca Juga : PSI Berambisi Kuasai Basis PDIP, Hasto: Masih Terlalu Dini
Baca Juga : PSI Berambisi Kuasai Basis PDIP, Hasto: Masih Terlalu Dini
Baca Juga : PSI Berambisi Kuasai Basis PDIP, Hasto: Masih Terlalu Dini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
