PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Teh memang merupakan salah satu minuman favorit yang menjadi pilihan banyak orang untuk dikonsumsi saat buka puasa.
Bila disajikan hangat, teh untuk buka puasa bisa memberikan efek rileks dan menenangkan. Sementara es teh bisa memberi kamu kesegaran tatkala kamu ingin menghilangkan dahaga setelah berpuasa seharian.
Meski begitu, tahukah kamu bahwa minuman berkafein ini sebenarnya tidak baik untuk diminum saat buka puasa ketika perut dalam kondisi kosong?
Baca Juga : Atasi Perut Begah dan Sembelit, Ini 6 Sumber Serat Wajib Selama Ramadan
Apalagi bagi kamu yang mengidap penyakit maag. Cari tahu alasan buka puasa tidak dianjurkan minum teh di sini
Dr dr Nurul Ratna Mutu Manikam M.Gizi, SpGK (K) menekankan efek mengonsumsi es teh atau teh hangat setelah berbuka memang memiliki perbedaan.
"Jadi kalau kita berbuka puasa dengan sesuatu yang dingin, sedangkan kita seharian itu haus. Kan tenggorokan kering ya. Tenggorokan yang kering kemudian dapat minuman yang dingin, itu malah menimbulkan batuk gitu ya. Jadi mudah sekali terjadi radang," terangnya.
Baca Juga : Walikota Makassar Larang SOTR dan Konvoi, Instruksikan RT/RW Jaga Ketertiban Ramadan
Menurutnya, tidak heran kemudian banyak kasus radang dan batuk-batuk yang terjadi selama puasa Ramadan lantaran terbiasa meminum minuman dingin saat berbuka puasa. Ditambah, minuman yang dikonsumsi juga tinggi kandungan gula.
dr Nurul menyarankan masyarakat lebih baik mengonsumsi minuman hangat terlebih dahulu, agar tenggorokan dan tubuh mengalami proses adaptasi saat menahan haus seharian.
Setelahnya, tidak ada larangan untuk kemudian melanjutkan minuman dingin termasuk seperti es teh. Namun, tetap ada catatan untuk memberikan jeda waktu.
Baca Juga : Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2026 Hari Ini
"Nah setelah minum hangat, sedikit aja mungkin setengah gelas atau satu gelas air hangat gitu ya. Atau bisa juga teh hangat. Nah kemudian, jarak sekitar 10 menit atau 30 menit, baru minum dingin gitu," beber dia.
"Jadi supaya tubuhnya nggak kaget. Kalo puasa itu, coba aja deh kita tubuhnya anget gitu. Apalagi kalo udaranya panas. Kalau kita dapat minuman dingin, langsung tubuhnya itu adaptasinya, apa? Perlu waktu gitu. Jadi kasih yang anget dulu, gitu. Supaya nggak cepat radang pada saat bulan puasa," pungkasnya.(bs)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News