0%
Rabu, 17 Agustus 2022 19:35

Agar Tidak Kalah Lagi, Prabowo Perlu Gandeng Cawapres Agamis atau Luar Jawa

Editor : Rahma
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto /INT
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto /INT

Prabowo perlu mempertimbangkan untuk memilih tokoh dari luar Jawa sebagai cawapres.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA-Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyatakan sikap politiknya untuk kembali mencalonkan diri sebagai calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.

Pencalonan tersebut dianggapnya sebagai tugas yang suci jika rakyat Indonesia kembali memberikan dukungannya. Gerindra sendiri saat ini telah menjalin koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Meski belum menetapkan capres yang akan diusung, namun Prabowo yang digadang-gadang bakal dijadikan calon presiden.

Jika demikian, maka Pilpres 2024 adalah kali keempat kalinya Prabowo menjadi peserta di Pilpres. Pada tiga perhelatan Pilpres sebelumnya, Prabowo selalu kalah. Olehnya Menteri Pertahanan ini harus mampu memanfaatkan kesempatan agar bisa keluar sebagai pemenang.

Baca Juga : Kunjungi Dua Gereja di Malam Natal, Fadel Ajak Masyarakat Bangun Semangat Solidaritas Antarumat Beragama

Pengamat politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Jati mengatakan bahwa elektabilitas Prabowo memang cenderung tinggi dan stabil. Akan tetapi, bukan berarti Prabowo dan Gerindra bisa merasa di atas angin.

Dia mengingatkan bahwa Prabowo sudah banyak kehilangan pendukung usai memutuskan bergabung ke dalam kabinet Presiden Joko Widodo setelah Pilpres 2019 lalu. Menurut Wasis, hal itu perlu diperhatikan serius oleh Gerindra maupun Prabowo.

"Kalau melihat secara umum fifty-fifty sebenarnya, karena kita tidak tahu siapa yang sekarang menjadi basis pemilih Prabowo meski secara survei populer," tutur Wasis dikutip di CNNIndonesia.com, Selasa (16/8).

Baca Juga : Sanksi Politik! Gerindra Copot Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang Nekat Umrah di Tengah Bencana

Wasis menganggap salah satu upaya yang bisa dilakukan Prabowo demi mendapat pendukung lebih banyak lagi yakni dengan memilih calon wakil presiden yang tepat.

Menurutnya, Prabowo perlu mempertimbangkan cawapres dari kalangan agamis. Dengan begitu bakal terbentuk pasangan nasionalis-agamis, sehingga bisa merangkul banyak pendukung dari beragam kalangan.

"Di sini cawapres yang idealnya bisa mendampingi itu dari kalangan agamis, untuk bisa melengkapi sisi kekurangan dari Prabowo sekarang yang sudah ditinggalkan massa Islam," ucap Wasis.

Baca Juga : Prabowo Ajak Kader Gerindra Jadikan Kekuasaan Sebagai Alat Perjuangan Bangsa

Capres Agamis atau Luar Jawa

Namun, Pengamat Politik Universitas Padjadjaran Idil Akbar punya pandangan lain soal cawapres ideal pendamping Prabowo. Idil menilai Prabowo idealnya menggaet tokoh yang mampu menjadi vote-getter dan mampu mengimbangi secara politik.

Tak hanya itu, Idil juga menilai Prabowo perlu mempertimbangkan untuk memilih tokoh dari luar Jawa sebagai cawapres.

Baca Juga : Situasi Dalam Negeri Memanas, Prabowo Batalkan ke China

"Faktor luar Jawa mau tidak mau harus diakomodir, kalau tidak seperti itu akan mempunyai efek juga. Tapi apakah itu sangat besar, itu yang jadi pertimbangan," kata Idil

Idil mengatakan Prabowo bersama Partai Gerindra dan koalisi perlu waspada dengan dinamika politik selama lebih dari setahun ke depan.

Menurutnya, hasil survei elektabilitas yang tinggi jangan sampai membuat Prabowo dan Gerindra hanya berpangku tangan menanti hari H pemungutan suara Pilpres 2024.

Baca Juga : Ahmad Muzani Soal Putusan MK: Pemilu Dipisah Cenderung ke Sistem Federal, Bukan Negara Kesatuan

Ia mengingatkan bahwa pemungutan suara masih lama, yakni 14 Februari 2024. Masih banyak dinamika politik yang bisa terjadi. Oleh karena itu, Prabowo dan Gerindra harus menjaga konsistensi elektabilitas demi menjaga kans memenangkan Pilpres 2024.

"Dinamika ini saya pikir masih ada 1-2 tahun ke depan yang tentu saja akan banyak sekali perubahan dan dinamika yang terjadi," tutur Idil.

"Apakah kemudian Prabowo dan Partai Gerindra dan koalisinya itu mampu untuk kemudian mempertahankan elektabilitas Prabowo sebagaimana yang terjadi saat ini, dan bahkan jika memungkinkan membangun eskalasi," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer