0%
Jumat, 19 Agustus 2022 19:08

USAID-CCBO Terkesan Warga Makassar Terlibat dalam Pengelolaan Sampah

Editor : Rahma
 Lead Ocean Plastics and Urban Advisor Environment Office USAID, Clare Romanik saat melakukan kunjungan di kediaman pribadi Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto di Jalan Amirullah, Makassar, Jumat (19/08)/IST
Lead Ocean Plastics and Urban Advisor Environment Office USAID, Clare Romanik saat melakukan kunjungan di kediaman pribadi Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto di Jalan Amirullah, Makassar, Jumat (19/08)/IST

Adapun komponen yang menjadi perhatian USAID dan CCBO mulai dari perencanaan, kebijakan dan rancangan kerja, manajemen keuangan, layanan penjemputan sampah, sumber daya manusia, hingga keterlibatan masyarakat.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR — Lead Ocean Plastics and Urban Advisor Environment Office USAID, Clare Romanik menyampaikan pujiannya kepada warga Makassar yang bersedia terlibat aktif dalam pengelolaan sampah di Makassar.

Hal tersebut disampaikan Clare saat melakukan kunjungan di kediaman pribadi Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto di Jalan Amirullah, Makassar, Jumat (19/08).

Lead Ocean Plastics and Urban Advisor Environment Office USAID, Clare Romanik mengatakan tujuan kedatangannya bertemu Danny Pomanto untuk membahas persoalan persampahan di Makassar.

Baca Juga : Kolaborasi Internasional Warnai F8, Danny Ingin Jadikan Festival Arena Permanen

Kata Clare, pihak USAID bersama CBCO didampingi Dinas Lingkungan Hidup Makassar sudah melakukan riset terkait sistem pengelolaan persampahan di Makassar. Adapun yabg menjadi lokasi penelitian antara lain, TPS Darul Aman dan TPA Antang.

"Hasilnya penelitian dari enam komponen penilaian disimpulkan bahwa Makassar telah terbangun kapasitas di atas Kapasitas Dasar, namun butuh kapasitas tambahan agar sistem menajemen persampahan bisa berjalan baik dan efisien," ujar Clare.

Adapun komponen yang menjadi perhatian USAID dan CCBO mulai dari perencanaan, kebijakan dan rancangan kerja, manajemen keuangan, layanan penjemputan sampah, sumber daya manusia, hingga keterlibatan masyarakat.

Baca Juga : Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Cadangan PDAM Makassar, Danny: Saya Taat dan Patuh Hukum

Mereka mengaku takjub dengan partisipasi masyarakat dalam penanganan sampah. Ketersediaan TPS di setiap RW yang dikelola secara mandiri oleh warga dan terintegrasi dengan penjemputan sampah yang difasilitasi pemerintah.

"Kami telah meneliti lebih dari 25 kota di kawasan Asia, Amerika Latin dan Karibia, betul setiap daerah itu memiliki keunikan sendiri. Dari 6 komponen Makassar, keterlibatan publik adalah hal yang sangat mencolok," jelas Chief of Party CCBO, Jon Angin.

Menanggapi hal ini Danny Pomanto menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah memilih Makassar menjadi lokasi penelitian sekaligus memaparkan alur sistem pengelolaan sampah yang dimiliki dengan pelibatan masyarakat.

Baca Juga : Perusahaan Jepang Tawarkan Teknologi Pengelolaan Sampah ke Kota Makassar

Tidak sampai di situ, Danny Pomanto juga memaparkan rencana besar Pemkot Makassar terkait pengelolaan sampah menjadi energi, Waste to Energy.

"TPA kita telah bertransfomasi dari landfill ke controlled landfill hingga sanitary landfill. Kita sudah teliti struktur dan lapisan pakai Dutch Cone Penetration dan Soil Test, sebagai tahap awal jika sudah ada pemenang tender dengan teknologi yanh akan ditawarkan nantinya terkait Waste to Energy kita. Semakin ramah lingkungan lebih bagus, kita terbuka dengan semua tawaran teknologi," terang Danny Pomanto.

Nampak hadir sejumlah pejabat mendampingi Danny Pomanto, mulai dari Kepala DLH Makassar Puspa Aryati Abadi, Kepala Dinkes dr. Nursaidah, Kepala Bappeda Helmy Budiman dan Sekretaris DPU Denny Hidayat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer