PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Proses pencocokan dan penelitian (Coklit) untuk Pilkada Serentak 2024 sedang berlangsung, dengan Provinsi Sulawesi Selatan menempati peringkat kelima tertinggi secara nasional, mencapai progres 95,25 persen.
Melalui kegiatan Cafe Demokrasi, Senin (8/7/2024), Komisioner KPU Sulsel Divisi Data dan Informasi, Romy Harminto, mengungkapkan bahwa proses coklit telah berjalan selama 14 hari sejak dimulai pada 24 Juni lalu.
“Kami menargetkan selesainya coklit di Sulsel dalam waktu dekat ini. Kami akan berkoordinasi dengan Bawaslu untuk menindaklanjuti temuan mereka,” ujar Romy.
Baca Juga : DPR Fokus Tindak Lanjut Putusan MK, Revisi UU Pilkada Ditunda
Coklit dilakukan oleh 25.420 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) atau Pantarlih yang tersebar di 24 Kabupaten Kota. Berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) sebanyak 6.690.107 jiwa, progres coklit saat ini mencapai 95,25 persen atau 6.372.118 jiwa yang sudah tercoklit. Masih tersisa 317.989 jiwa yang belum tercoklit.
Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi yang pertama mencapai 100 persen penyelesaian coklitnya, diikuti oleh Kabupaten Pinrang (99,54%), Takalar (99,29%), dan Enrekang (99,25%).
Romi menekankan, “Bagi masyarakat yang belum tercoklit, mari kita bahu-membahu membantu petugas dengan menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.”
Baca Juga : Wacana Pilkada Dipilih DPRD, DPD RI Masih Lakukan Kajian
Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, SDM, Parmas dan Pendidikan, Hasruddin Husain, menambahkan bahwa kegiatan coklit berlangsung selama sekitar 30 hari, dari 24 Juni hingga 24 Juli 2024.
“Saat ini sudah dua minggu berjalan. Kami masih memberi waktu 14 hari ke depan untuk masyarakat melakukan pencermatan data pemilih dan berpartisipasi aktif dalam proses ini,” jelasnya. (Kimel)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News