15. Dwi Purba (pekan ke 4)
Pertandingan: Rans Vs PSM
Kasus: Lalai menerapkan pasal 12, tentang DOGSO yang seharusnya penjaga gawang PSM mendapatkan KM (kartu merah) namun wasit tidak memberikan, menganggap bukan suatu pelanggaran.Hasil akir 1-2.
Hukuman: 8 pekan. Baru bisa ditugaskan pada pekan ke 13
16. Gidion Napaherang (pekan ke 3)
Pertandingan: PSS Vs Barito Putra
Kasus: Bertugas sebagai wasit. Wasit lalai menerapkan pasal 12, hanya memberikan KK (kartu kuning) yang semestinya KM (kartu merah) pemain barito melanggar pemain PSS dengan tenaga berlebihan (lalai dalam memberikan jaminan keselamatan pemain). Skor akhir 1-0
Hukuman: 8 pekan. Baru bisa ditugaskan pada pekan ke 12
Baca Juga : Sempat Tertunda, John Herdman Diperkenalkan PSSI Pagi Ini
17. Totok Fitrianto (pekan ke 3)
Pertandingan: Persib Bandung Vs PSIS
Kasus: Wasit lalai dalam menerapkan LOTG pasal 12 tentang pemahaman Hand Ball sehingga tim Persib mendapatkan pinalti (putusan wasit salah, bola mengenai dada pemain PSIS dan bergulir ke lengan sendiri wasit menghukum pinalti untuk Persib). Pada saat pelaksanaan tendangan pinalti yang pertama diulang karena kiper maju sebelum bola di-pending dan diblok oleh kiper PSIS, semestinya tendangan pinalti yang ke dua juga di ulang (karena teman pemain penendang sebelum menendang terlebih dahulu sudah memasuki daerah hukuman pinalti, tapi wasit mengesahkan Gol dari tendangan pinalti tersebut
Hukuman: 8 pekan. Baru bisa ditugaskan pada pekan ke 12
18. Sance Lawita (pekan ke 5)
Pertandingan: Borneo FC Vs Persebaya
Kasus:Bertugas sebagai wasit. Wasit lalai menerapkan pasal 12, hanya memberikan KK (kartu kuning) yang semestinya KM (kartu merah) pemain Borneo FC melanggar pemain Persebaya dengan tenaga berlebihan (very very dangerous Play) Menerjang tulangkering dengan telapak kaki dengan kekuatan penuh. (lalai dalam memberikan jaminan keselamatan pemain) Skor akhir 2 -1
Hukuman: 8 pekan. Baru bisa ditugaskan pada pekan ke 16
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News