DPR Minta Kabareskrim Polri Turun Tangan
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan meminta Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto untuk menurunkan tim cyber crime untuk mengusut isu konsorsium 303 hingga pemberhentian Kapolri di tengah kasus Irjen Ferdy Sambo.
Dia menilai, ada upaya merusak institusi Polri melalui isu yang berkembang dalam kasus penembakan Brigadir J dengan gerakan yang struktur, sistematis dan masif. Namun, politikus PDIP ini melihat Polri hanya diam saja.
Baca Juga : Kapolri Teken Aturan Polisi Bisa Jabat di 17 Kementerian/Lembaga
"Kalau kita lihat iramanya itu, bapak mainkan itu panggil tim media bapak ini gerakannya terstruktur sistematis dan masif tapi Polri diam. Pak Agus pakai cyber crime, mainkan. Halal mas itu mas," ujar Arteria saat rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Dia meminta Kapolri Sigit untuk bisa memilah mana isu yang sejalan dengan penegakan hukum penembakan Brigadir J, mana polemik di luar penegakan hukum. "Penegakan hukumnya harus clear, polemik di luar kasus harus bisa dipisah. Pak Kapolri harus berani memilah memilih mana yang voice mana yang noise. Cermati betul," tegas Arteria.
Harus Bisa Fokus
Di tengah pengusutan kasus penembakan, muncul isu yang melenceng. Polri harus bisa fokus menangani penembakan, jangan terganggu polemik di luar.
Baca Juga : Momen SBY Tak Salami Kapolri saat HUT ke-80 TNI Viral
Misalnya muncul isu konsorsium 303 Ferdy Sambo sampai isu mafia tambang yang ingin mengadu domba Kabareskrim dengan Sambo. Di tengah itu muncul isu pemberhentian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Saya sangat sedih, geram, marah. Orang bicara seenaknya ugal-ugalan tidak fokus lagi pada kematian Yosua. Bahkan cenderung penasihat hukum atau apa bicaranya udah enggak bicara Yosua bicaranya 303, mafia tambang, bicaranya adu domba Mas Agus dan Sambo. Ini ada organ juga yang mengkoreksi ini pak, tidak bisa dibiarkan hancur pak. Isu berikutnya nonaktifkan Kapolri, berhentiikan sementara, ganti. Ini juga pak," jelas Arteria menyesalkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News