0%
Minggu, 28 Agustus 2022 14:03

Melarikan Diri dari Tugas di Ukraina, Tentara Bayaran asal AS Tewas Ditembak Teman Sendiri

Editor : Azis Kuba
salah satu tentara bayaran di Ukraina
salah satu tentara bayaran di Ukraina

Tentara bayaran asal AS tersebut bukan terbunuh akibat serangan pasukan Rusia atau pejuang pro-Moskow, melainkan oleh teman sendiri karena melarikan diri dari tugas.

PORTALMEDIA.ID -- Satu lagi warga Amerika Serikat (AS) yang menjadi tentara bayaran di Ukraina tewas. Departemen Luar Negeri (Deplu) AS pada Jumat lalu mengonfirmasi kematian seorang warganya.

"Kami mengonfirmasi kematian seorang warga negara AS di Ukraina. Untuk menghormati privasi keluarga, kami tidak bisa berkomentar lebih lanjut saat ini," kata seorang juru bicara deplu, kepada Newsweek.

Dia kembali mengingatkan kepada warga AS untuk tidak bepergian ke Ukraina mengingat konflik bersenjata yang masih terjadi. Dia menambahkan, warga AS di Ukraina juga menjadi target pejabat keamanan pemerintah Rusia.

Baca Juga : Iran Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi dengan Rusia dan Tiongkok, Isu Nuklir Jadi Fokus Utama

“Warga AS di Ukraina harus segera pergi jika kondisi aman, menggunakan opsi transportasi darat komersial swasta atau lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya Oleg Kozhemyako, gubernur Primorsky, Rusia, mengatakan unit militer 'Macan' dari wilayahnya menyerang kelompok yang terdiri atas tentara bayaran dari beberapa negara. Serangan itu menewaskan seorang tentara bayaran asal AS.

“Seorang tentara bayaran Amerika dihancurkan di Ukraina,” kata Kozhemyako, di Telegram, seraya menyertakan foto paspor korban serta kartu dinas militernya di Ukraina. Dari situ diketahui nama warga AS itu adalah Joshua Alan Jones.

Baca Juga : Medvedev Sebut Sejumlah Negara Siap Pasok Senjata Nuklir ke Iran, Peringatkan AS soal Perang Besar

Sementara itu kartu dinas militer mengungkap, pria kelahiran Tennessee itu bergabung dengan militer Ukraina pada 14 Juli dan ditempatkan di unit militer A3449.

Seorang jurnalis militer Rusia, Andrey Rudenko, mengatakan tentara bayaran asal AS tersebut bukan terbunuh akibat serangan pasukan Rusia atau pejuang pro-Moskow, melainkan oleh teman sendiri karena melarikan diri dari tugas.

Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan tentara bayaran asing bukan pihak yang dilindungi di bawah hukum internasional. Mereka diperlakukan sama dengan tentara musuh, termasuk jika tertangkap akan dianggap sebagai tawanan perang.

Baca Juga : Amerika Serikat Resmi Serang Iran, Bombardir Tiga Situs Nuklir

"Hal terbaik yang menanti mereka jika ditangkap hidup-hidup adalah pengadilan dan hukuman penjara maksimal," kata Kemhan Rusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar