0%
Rabu, 06 November 2024 19:17

Tembok SD Negeri Pannara Roboh Tertimpa Longsor, Pembelajaran Dialihkan Daring

Editor : Alif
Tembok SD Negeri Pannara Roboh Tertimpa Longsor, Pembelajaran Dialihkan Daring
ist

Kepala Sekolah SD Negeri Pannara, Rahdan Rahman, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika proses belajar mengajar masih berlangsung, karena sekolah ini memiliki kelas dengan jadwal masuk siang.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Tembok SD Negeri Pannara di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Makassar, roboh akibat tertimpa longsor dari timbunan proyek perumahan di sekitarnya. Insiden ini terjadi pada Senin (4/11/2024) pukul 14.27 WITA, saat hujan deras mengguyur Kota Makassar.

Kepala Sekolah SD Negeri Pannara, Rahdan Rahman, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika proses belajar mengajar masih berlangsung, karena sekolah ini memiliki kelas dengan jadwal masuk siang.

“Saat itu masih ada siswa yang belajar,” kata Rahdan saat dikonfirmasi, Rabu (6/11/2024).

Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi

Robohnya tembok menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas sekolah, termasuk ruang baca siswa, smart toilet, ring house, bank sampah, alat peraga, serta beberapa ruang kelas. Meski demikian, Rahdan bersyukur tidak ada korban dalam kejadian ini.

Rahdan menduga, longsor terjadi karena pohon-pohon di sekitar perumahan telah ditebang, sehingga mengurangi resapan air. Selain itu, timbunan proyek perumahan langsung berdempetan dengan tembok sekolah tanpa fondasi sendiri, yang menambah tekanan pada tembok sekolah.

“Kondisi geografis sekolah ini berada di posisi rendah, sedangkan timbunan proyek semakin tinggi di bagian utara,” jelas Rahdan.

Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026

Rahdan menyayangkan pihak perumahan yang tidak menepati janjinya untuk membangun tembok dan saluran drainase sebelum melanjutkan proyek. Akibatnya, kondisi tembok sekolah menjadi rentan dan mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Sebagai langkah keamanan, pihak sekolah memutuskan untuk sementara mengalihkan pembelajaran ke daring bagi kelas yang berada dekat dengan tembok yang ambruk, yakni kelas 1 dan 2.

“Kita jadikan kelas 1 dan 2 daring untuk sementara. Besok akan dirolling dengan kelas lainnya,” jelasnya.

Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi

Pihak sekolah telah mengikuti mediasi dengan kelurahan dan pihak terkait, termasuk pengembang perumahan.

Berdasarkan hasil mediasi, disepakati bahwa pembangunan proyek perumahan akan dihentikan sementara hingga tembok sekolah yang jebol diperbaiki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer