0%
Senin, 29 Agustus 2022 13:04

Dilema Paguyuban Orang Tua Murid, dari Sukarela hingga “Dimanfaatkan”

Penulis : Tim Portalmedia
Editor : Rasdiyanah
Tampak depan, SDN Mangkura Makassar. Foto: Portalmedia/Reza
Tampak depan, SDN Mangkura Makassar. Foto: Portalmedia/Reza

Paguyuban atau kelompok kekerabatan kerap kali dibentuk sukarela oleh orang tua murid atau wali di sekolah-sekolah. Namun, bentukan sukarela ini juga seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Iya memang ada (Paguyuban) itu ada setiap kelas, didirikan itu untuk keperluan anak-anak kita juga, kalau ada keperluan kelas biasanya itu kita pakai," jelas orang tua siswa yang enggan menyebutkan namanya itu.

Wali murid yang ditemui Portalmedia di sekitaran SDN Mangkura Makassar pada Selasa (23/8/2022) siang lalu ini, menceritakan bahwa paguyuban didirikan para orang tua murid demi pada dasarnya memang untuk koordinasi terkait keperluan dalam kelas.

Saat ditanya terkait keperluan apa saja yang dibayarkan para anggota paguyuban demi keperluan dalam kelas, wali murid itu memilih irit berbicara.

Baca Juga : Dugaan Pungli Viral, Dua Oknum Polisi di Bone Diamankan Propam

"Yah keperluan kelas, kalau ada murid juga sakit, dana itu juga kita pakai," singkatnya.

Dana Tidak Dipaksakan

Wanita berambut pendek itu mengungkapkan bahwa orang tua murid juga tidak dipaksakan dalam setiap setoran dana Paguyuban.

"Dana juga tidak dipaksakan orang tua murid, semampu atau seikhlasnya saja, iya setiap bulan kita kumpul," katanya.

Baca Juga : Disdik Makassar Hentikan Sementara Belajar Tatap Muka, Berlaku 1–4 September

Saat disinggung apakah dana operasional sekolah tidak cukup dalam keperluan kelas. Wanita itu tidak mengetahuinya. Ia menegaskan Paguyuban ini hanya merupakan inisiatif para wali murid agar proses belajar mengajar anak berjalan dengan nyaman.

"Kalau dana operasional sekolah saya tidak tahu, tapi yang jelas (Paguyuban) di luar dari sekolah untuk keperluan anak-anak saja di kelas," tukasnya.

Pembelian Gorden hingga Dispenser Kelas

Salah satu orang tua murid lain yang juga portalmedia temui menyampaikan, bahwa dana paguyuban biasa dipakai untuk keperluan kelas seperti pembelian gorden dan dispenser.

Baca Juga : Disdik Makassar Pastikan Distribusi Seragam Sesuai Aturan, Siap Evaluasi Jika Penyedia Bermasalah

"Biasanya ibu-ibu kumpul mungkin dilihat gordennya itu (sudah jelek), ayo deh kita belikan itu gorden kelas. Sama kalau tidak air minum kasian anak-anak jadi inisiatif orang tua," jelas pria yang enggan disebut namanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer