0%
Senin, 02 Desember 2024 14:14

Tingkat Kerawanan Pilkada di Makassar Paling Rendah, Rudianto Sebut Bentuk Keberhasilan Kapolres Ngajib

Editor : Alif
Tingkat Kerawanan Pilkada di Makassar Paling Rendah, Rudianto Sebut Bentuk Keberhasilan Kapolres Ngajib
ist

Rudianto Lallo mengatakan, keberhasilan aparat kepolisian membuat Makassar tetap kondusif selama pelaksanaan Pilkada tidak terlepas dari kemampuan pihak kepolisian membangun komunikasi dengan semua stakeholder terkait.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo menilai Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib berhasil membuat warga Makassar merasa nyaman dan aman menghadapi pelakaanaan Pilkada serentak 2024.

Rudianto Lallo mengatakan, keberhasilan aparat kepolisian membuat Makassar tetap kondusif selama pelaksanaan Pilkada tidak terlepas dari kemampuan pihak kepolisian membangun komunikasi dengan semua stakeholder terkait.

“Membuat Makassar tetap aman dan damai selama pelaksaan Pilkada bukan hanya tanggungjawab polisi, tapi juga peran semua warga Makassar termasuk juga semua kontestan dan pendukungnya. Kami melihat Kapolrestabes mampu merajut semua pihak agar kondusifnya Makassar tetap terjaga,” jelas Rudianto Lallo saat dihubungi wartawam, Senin (2/12/2024).

Baca Juga : Rudianto Lallo Dukung Pengembalian Dana Korupsi untuk Kesejahteraan Rakyat

Berdasarkan Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) yang dirilis Bawaslu RI, diketahui kalau berada di urutan ke 24 dari seluruh daerah di Sulsel berdasarkan penilaian indeks kerawanan Pilkada.

Merujuk pada fakta tersebut, disimpulkan kalau Makassar merupakan daerah paling kondusif dari 24 kabupaten/kota se Sulsel.

Makassar mendapat nilai 2,04 poin dengan kategori kurang rawan. Sedangkan daerah di Sulsel yang berada dalam peringkat pertama kategori rawan adalah Kabupaten Luwu.

Baca Juga : Komisi III Soroti Peran BNN dan Polda Metro Jaya Perkuat Pemberantasan Narkoba

Penilaian indeks kerawanan Pilkada ini, menjadikan 7 kondisi atau dimensi sebagai indikator penilaian, yakni dimensi penyelenggara, dimensi pengamanan, dimensi peserta Pilkada, dimensi partisipasi masyarakat, dimensi potensi gangguan, dimensi ambang gangguan, dan dimensi gangguan nyata.

Skor penilaian dari semua indikator tersebut, memasukkan Makassar dalam kategori kurang rawan.

“Kami acungi jempol kepada pihak kepolisian di Makassar, termasuk Kaporestabes Makassar yang sukses membuat Makassar tetap kondusif di tengah kondisi tensi politik jelang dan pasca Pilkada Makassar yang cukup tinggi,” pungkas Rudianto Lallo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar