0%
Senin, 30 Desember 2024 20:17

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Minta Perpanjangan Jabatan Presiden

Editor : Alif
Jokowi Tegaskan Tak Pernah Minta Perpanjangan Jabatan Presiden
ist

Jokowi bahkan mendorong agar tuduhan tersebut dikonfirmasi langsung kepada pihak-pihak terkait, termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

PORTALMEDIA.ID – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali menepis tuduhan bahwa dirinya pernah meminta perpanjangan masa jabatan sebagai kepala negara. Ia menegaskan bahwa isu tersebut sama sekali tidak berdasar dan tidak pernah terjadi.

"Ini saya tegaskan lagi, tidak pernah sekalipun saya meminta perpanjangan jabatan menjadi tiga periode kepada siapa pun," kata Jokowi saat menghadiri acara di Solo, Jawa Tengah, Senin (30/12/2024).

Jokowi bahkan mendorong agar tuduhan tersebut dikonfirmasi langsung kepada pihak-pihak terkait, termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga : Puan Tegaskan Peran PDIP sebagai Penyeimbang yang Berpihak pada Rakyat

Sebagai kader PDIP, Jokowi menyatakan bahwa tidak pernah ada komunikasi atau permintaan seperti itu yang disampaikan kepada partai atau pengurus lainnya.

"Tanyakan saja ke Bu Mega, tanyakan ke Mbak Puan, atau ke partai. Kapan, di mana, siapa yang saya utus? Itu tidak pernah ada," tegasnya.

Jokowi juga mengingatkan semua pihak untuk tidak menyebarkan narasi yang tidak benar dan merugikan. Ia menyebut framing negatif semacam itu dapat menciptakan persepsi yang salah di masyarakat.

Baca Juga : PDIP Gelar Rakernas I Bertepatan HUT ke-53 pada 10–12 Januari

"Jangan membuat framing jahat seperti itu, itu tidak baik," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Di tengah klarifikasi Jokowi terkait isu perpanjangan jabatan, dinamika politik juga memanas dengan kabar terbaru tentang Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Hasto ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap yang melibatkan Harun Masiku.

Penetapan ini tertuang dalam surat perintah penyidikan bernomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 tertanggal 23 Desember 2024. Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan salah satu tokoh penting dalam partai yang selama ini menaungi Jokowi.

Baca Juga : PDIP Minta Kajian Mendalam Jika Sistem Pilkada Diubah

Meski demikian, Jokowi tidak memberikan komentar terkait kasus tersebut, dan fokusnya dalam pernyataan kali ini adalah meluruskan isu yang berkembang tentang dirinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer