0%
Kamis, 02 Januari 2025 15:45

Sri Mulyani Usul Investasi Saham Diajarkan sejak SD, OJK dan BEI Siapkan Langkah Konkret

Editor : Alif
Sri Mulyani Usul Investasi Saham Diajarkan sejak SD, OJK dan BEI Siapkan Langkah Konkret
ist

Untuk tingkat SD, pendekatan lebih interaktif seperti kunjungan ke bursa efek atau penyesuaian kurikulum akan diterapkan.

PORTALMEDIA.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyarankan agar literasi investasi, khususnya saham, mulai diajarkan sejak tingkat Sekolah Dasar (SD). Usulan ini mendapat tanggapan positif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), yang kini tengah mempersiapkan langkah untuk merealisasikannya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Frederica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa ide tersebut sejalan dengan praktik di beberapa negara lain, di mana edukasi keuangan sudah menjadi bagian dari kurikulum sekolah.

"Di luar negeri, banyak negara sudah memasukkan literasi keuangan ke dalam kurikulum sekolah mereka. Kita berharap hal serupa dapat diterapkan di Indonesia, mulai dari pengenalan uang dan pengelolaan keuangan di tingkat SD hingga edukasi investasi di tingkat SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi," kata Frederica, Kamis (2/1/2025).

Baca Juga : Modus Asmara Palsu Makan Korban, OJK Ungkap Kerugian Love Scam Rp49,19 Miliar

Untuk mendukung ide ini, OJK bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan guna memasukkan literasi keuangan ke dalam kurikulum.

Frederica menambahkan, pelajaran investasi tidak hanya ditujukan untuk pelajar ekonomi, tetapi juga untuk semua jurusan di perguruan tinggi.

"Kita sudah sering bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, tetapi target kita adalah agar ini masuk ke dalam kurikulum resmi. Semua siswa dari berbagai jurusan harus memiliki kemampuan pengelolaan keuangan," ujarnya.

Baca Juga : OJK Siapkan Jurus Dorong Pertumbuhan Kredit di Tahun 2026

OJK telah memulai pelatihan untuk guru-guru agar dapat mengajarkan materi investasi pasar modal dengan efektif. Frederica juga menyebutkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, telah dihubungi untuk mendukung inisiatif ini.

"Jika materinya sudah siap dan disambut baik, kami sangat senang. Sebab, pengelolaan keuangan adalah keahlian yang harus dimiliki semua orang, apapun profesinya," jelas Frederica.

Sementara itu, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperkenalkan edukasi pasar modal di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui pembukaan galeri edukasi.

Baca Juga : Untuk Cegah Penyalahgunaan, OJK Terapkan Standar Baru Pengelolaan Rekening

Untuk tingkat SD, pendekatan lebih interaktif seperti kunjungan ke bursa efek atau penyesuaian kurikulum akan diterapkan.

"Kami sudah mengembangkan kurikulum pasar modal di beberapa kampus. Ke depannya, kami akan mempelajari cara terbaik untuk mengintegrasikan edukasi ini di tingkat SD hingga SMA," ujar Iman.

Dengan dukungan dari pemerintah, OJK, dan BEI, diharapkan literasi investasi dapat ditanamkan sejak dini, membantu generasi muda memahami pentingnya pengelolaan keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar