PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Program makan bergizi gratis akan diluncurkan di Makassar pada Senin (6/1/2025) hari ini.
Program ini akan melibatkan 5.437 siswa dari 10 sekolah di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Manggala, Mamajang, dan Panakkukang.
Sekolah-sekolah yang terlibat dalam program ini meliputi KB-TK IT Wihdatul Umma, SD Negeri Cendrawasih, SD Inpres Sambung Jawa, SD Inpres Tamajene, SD Inpres Tamamaung, SMP Negeri 17 Makassar, SMP Negeri 1 Makassar, SMA Negeri 10 Makassar, SMA Negeri 2 Makassar, dan SMA Negeri 3 Makassar.
Baca Juga : Hentikan Open Dumping, Pemkot Makassar Wajibkan Warga Pilah Sampah Organik dan Anorganik dari Rumah
Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhammad Guntur, menyampaikan bahwa program ini sepenuhnya didukung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
"Kalau di Makassar ada lima ribu siswa yang kita libatkan, berasal dari beberapa sekolah di tiga kecamatan," ujarnya, Minggu (5/1/2024).
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Kota Makassar hanya bertugas menyiapkan lokasi dan peserta.
Baca Juga : Melinda Aksa Perkuat Kiprah Makassar di Rakernas APEKSI Lewat Program Lingkungan dan Pemberdayaan
"Kami tidak terlibat dalam soal anggaran, semuanya ditanggung oleh BGN. Kita hanya menyiapkan tempat dan peserta program," jelas Guntur.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakhrulloh, menuturkan bahwa anggaran setiap porsi makanan ditetapkan pada indeks Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per anak.
"Memang dengan harga indeks Rp10 ribu itu masih perlu ditingkatkan lagi indeksnya. Ada yang terlihat kurang, terutama telurnya, sayurnya, dan lauk pauknya," kata Prof Zudan.
Baca Juga : Munafri Arifuddin dan Melinda Aksa Kompak Ikuti Rangkaian Agenda Rakernas APEKSI di Medan
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan para siswa di Makassar. Selain itu, peluncuran program ini menjadi langkah awal pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan asupan bergizi secara merata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
