PORTALMEDIA.ID - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) berkomitmen untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang selama ini membebani petani pada 2025.
Komitmen ini menjadi langkah awal pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan pada 2027.
Hal tersebut disampaikan Zulhas dalam dialog bersama petani di Seri Menanti, Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (13/1/2025).
Baca Juga : DPR Soroti Investasi Rp20 Triliun PTPN III dalam Penguatan Pangan
Dalam kesempatan itu, Zulhas menegaskan bahwa mulai 15 Januari 2025, pemerintah akan menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk distribusi gabah dan penggilingan padi.
"Mulai tanggal 15 Januari 2025 karena sedang menyelesaikan dengan penggilingan padi dan baru dibeli 15 Januari 2025," kata Zulhas di hadapan para petani.
Zulhas juga menyoroti distribusi pupuk yang selama ini dikeluhkan petani. Berdasarkan keterangan dari petani setempat, ia memastikan bahwa akses terhadap pupuk kini lebih mudah.
Baca Juga : 1.380 Petani Muda Sidrap Siap Turun ke Sawah Lewat Program Brigade Pangan
"Pupuk gimana?" tanya Zulhas kepada petani.
"Aman, Pak," jawab mereka serempak.
Selain memastikan ketersediaan pupuk, Zulhas menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur irigasi di seluruh wilayah pertanian. Ia menyebut saluran irigasi sebagai kunci utama keberhasilan sektor pertanian dalam mencapai target swasembada pangan.
"Irigasi tahun ini kita bereskan semuanya," ujar Zulhas.
Baca Juga : Stok Pupuk Aman, Mentan Amran Pastikan Temuan Kasus Pupuk Tidak Ganggu Pertanaman Petani
Dalam dialog tersebut, Zulhas juga menyampaikan kabar baik terkait harga gabah. Ia menegaskan bahwa harga gabah saat panen raya nanti akan mencapai Rp6.500 per kilogram, memberikan keuntungan lebih besar bagi para petani.
"Tahun ini tahunnya petani," kata Zulhas menutup dialog.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
