PORTALMEDIA.ID – Mantan Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB), Afriansyah Noor, resmi mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik tersebut. Pengunduran dirinya diumumkan melalui surat resmi tertanggal 16 Januari 2025.
"Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan keputusan untuk mengundurkan diri sebagai anggota Partai Bulan Bintang terhitung mulai tanggal 16 Januari 2025," tulis Afriansyah dalam surat yang diterima media, Kamis (16/1/2025).
Afriansyah, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), menyatakan pengunduran dirinya didasari oleh pertimbangan pribadi dan profesional. Ia ingin fokus pada tanggung jawabnya di bidang yang saat ini digelutinya.
Baca Juga : Pemerintah Ingatkan PPP Selesaikan Konflik, Yusril: Jangan Minta Kami Jadi Penengah
Dalam suratnya, Afriansyah menjelaskan bahwa komitmen dan tanggung jawab di bidang profesional membutuhkan perhatian penuh.
"Saya merasa perlu untuk mengundurkan diri dari partai politik yang telah memberikan banyak pelajaran dan pengalaman berharga bagi saya," ungkapnya.
Afriansyah juga menyampaikan terima kasih kepada PBB atas kesempatan yang diberikan selama ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal periode 2019-2024. Ia berharap PBB terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Baca Juga : Polda Sulsel Digugat Rp800 M, Menko Yusril Bilang Sah-sah Saja
Keputusan ini datang setelah Muktamar PBB yang digelar di Bali beberapa waktu lalu. Dalam forum tersebut, Afriansyah maju sebagai calon Ketua Umum PBB untuk periode 2025-2030, namun kalah dari Gugum Ridho Putra, keponakan mantan Ketua Umum Yusril Ihza Mahendra.
Selain pernah menjabat sebagai Sekjen PBB, Afriansyah juga tercatat menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada periode 2022-2024.
Afriansyah menegaskan bahwa keputusannya ini diambil dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan pihak manapun.
Baca Juga : Gugum Ridho Putra Terpilih sebagai Ketua Umum PBB Periode 2025-2030
"Surat pengunduran diri ini saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News