PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Sedikifnya akan ada 1.000 personel gabungan TNI-Polri bakal disiapkan guna melakukan pengamanan aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang bakal digelar mahasiswa, Senin (5/9/2022) besok.
Kabag Ops Polrestabes Makassar, AKBP Darminto mengatakan, ada sekitar 1.000 personel yang bakal diterjunkan melakukan pengamanan.
"Itu dari gabungan ada Brimob, ada Samapta, ada TNI, ada personel dari Polrestabes. Pokoknya dari Polda, Polrestabes, Brimob, TNI," jelas Darminto saat dikonfirmasi, Minggu (4/9/2022) malam.
Baca Juga : Polri Perbarui SOP Pengamanan Demonstrasi Berbasis HAM
Tak hanya ribuan personel, sejumlah kendaraan taktis milik kepolisian bakal juga diturunkan.
"Kita persiapkan mobil watercanon, Dalmas kita siapkan. Ada lima unit mobil yang diturunkan besok, Raimas ada dua," bebernya.
Kata Darminto penjagaan bakal dilakukan disejumlah titik vital di Kota Makassar, mulai dari Bandara, hingga jalur masuk wilayah Kota Makassar.
Baca Juga : Mahasiswa Makassar Kritik Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Soroti Program Makan Bergizi Gratis
"Semua titik dijaga, mulai dari Bandara Sultan Hasanuddin hingga batas Makassar-Gowa," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, kemungkinan besar besok akan digelar aksi demonstrasi atau unjuk rasa sedikitnya di 12 titik di Kota Makassar. Informasi ini diperoleh dari pesan berantai yang tersebar di media sosial/aplikasi instan messenger WhatsApp.
Aksi ini merupakan protes mahasiswa atas kenaikan BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar yang telah diputuskan naik sejak Sabtu (3/8/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News