PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Bisnis emas di PT Bank Syariah Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan. Hingga Januari 2025, realisasi bisnis gadai emas dan cicil emas BSI mencapai Rp12,9 triliun, atau tumbuh 80,05% secara year on year (YoY).
Anton Sukarna, Direktur Penjualan dan Distribusi BSI mengatakan, pertumbuhan ini ditopang oleh rerata transaksi bisnis emas di BSI yang terus membaik. Hingga Januari 2025, rerata transaksi mencapai Rp 2,4 triliun per bulan.
"Transaksi emas BSI didominasi oleh bisnis gadai dengan jumlah transaksi rata rata mencapai Rp 1,8 triliun per bulan. Sedangkan transaksi cicil emas sekitar Rp 650 miliar per bulan," jelas Anton dilansir dari kontan.co.id.
Baca Juga : Harga Emas Meroket, Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton
Lebih lanjut Anton mengatakan, tingginya pertumbuhan bisnis emas baik di cicil emas maupun di gadai emas menunjukkan minat nasabah terhadap investasi emas di BSI cukup tinggi.
Hal ini juga tercermin dari realisasi pertumbuhan jumlah pelanggan sebesar 50% dalam setahun dengan jumlah pelanggan pada bulan Januari mencapai 471.000 pelanggan.
Seiring dengan semakin beragam produk dan layanan emas di BSI, perseroan terus melakukan literasi dan edukasi kepada masyarakat terkait investasi syariah yang aman, mudah dan menguntungkan yaitu emas.
Di antaranya, roadshow literasi ke kota kota potensial dan strategis, program retensi untuk nasabah yakni program untuk nasabah terus bertransaksi Gadai Emas dan cicil Emas di BSI, program referral fee untuk gadai dan cicil emas, serta berbagai promo menarik lainnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News