0%
Selasa, 06 September 2022 10:16

5000 Buruh Tuntut Batalkan Kenaikan BBM, Jokowi: Ini Negara Demokrasi

Editor : Redaksi
5000 Buruh Tuntut Batalkan Kenaikan BBM, Jokowi: Ini Negara Demokrasi
ist

Presiden KSPI yang juga Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyebut untuk di Jabodetabek, aksi akan diikuti 3.000-5.000 orang yang dipusatkan di DPR dan menuntut pembentukan panja atau pansus BBM agar harganya diturunkan.

PORTALMEDIA.ID - Para buruh dikabarkan akan menggelar demo untuk menuntut pembatalan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada hari ini, Selasa (6/9/022).

Presiden KSPI yang juga Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyebut untuk di Jabodetabek, aksi akan diikuti 3.000-5.000 orang yang dipusatkan di DPR dan menuntut pembentukan panja atau pansus BBM agar harganya diturunkan.

"Aksi ini diorganisir Partai Buruh dan organisasi serikat buruh, petani, nelayan, guru honorer, PRT, buruh migran, miskin kota, dan organisasi perempuan di 34 provinsi. Aksi serentak akan dilakukan di kantor gubernur," ujar Said di Jakarta, Senin (5/9/2022).

Baca Juga : Stok BBM SPBU Swasta Mulai Langka, Operasional Shell di Bekasi Lumpuh Total

Kemudian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah mempersilahkan masyarakat atau buruh untuk melakukan aksi demo terkait kenaikan harga BBM.

"Ya ini kan negara demokrasi. Sampaikan dengan cara-cara yang baik," kata Jokowi di Sarinah, Jakarta.

Diketahui, pemerintah telah resmi menaikkan harga BBM jenis Pertalite, Solar dan Pertamax pada 3 September 2022 lalu.

Baca Juga : Jokowi Pakai Passapu di Rakernas PSI

Di mana harga BBM Pertalite naik dari Rp7.650 menjadi Rp10.000 per liter.

Sedangkan Solar dari Rp5.150 jadi Rp6.800 dan Pertamax dari Rp12.500 ke Rp14.500.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer