0%
Kamis, 15 September 2022 09:37

Studi Sebut Mesin Pengering Tangan Justru Bisa Sebarkan Virus Covid-19

Editor : Azis Kuba
Studi Sebut Mesin Pengering Tangan Justru Bisa Sebarkan Virus Covid-19
ist

dianjurkan untuk rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun

PORTALMEDIA.ID -- Tak hanya mencuci, mengeringkan tangan pun sama pentingnya untuk terhindar dari virus dan bakteri. Tapi hati-hati mesin cuci jangan juga bisa jadi penyebar virus Covid-19.

Mencuci tangan telah terbukti menjadi salah satu cara terbaik untuk menghilangkan kuman, mencegah terkena penyakit dan mencegah penyebaran bakteri terhadap orang lain.

Namun, tangan yang sudah dicuci bersih bisa jadi sia-sia lantaran paparan virus dari 'semprotan' udara di mesin pengering tangan.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Meningkat, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada dan Jaga Kesehatan

Dilansir CNN, saebuah studi menunjukkan bahwa pengering tangan dengan udara panas bertindak seperti bom bakteri yang menembakkan banyak spora dari udara kamar mandi langsung ke tangan, seperti yang dikutip dari laman UNISAN. dapat memilih metode mengeringkan tangan lain dengan menggunakan tisu.

Menurut penemuan para peneliti, seseorang yang tidak mencuci tangannya dengan benar dan meletakkannya di udara panas, kuman akan menyebar ke seluruh udara ruangan. Pengering tangan dikatakan dapat menciptakan aerosol yang mencemari ruang toilet.

Menurut penelitian Mayo Clinic, pengering tangan elektrik dapat berpotensi menyebarkan bakteri dengan meniup patogen atau kuman kembali ke tangan setelah dicuci.

Baca Juga : Neymar Positif Covid-19

Studi lainnya menemukan pengering tangan dengan daya yang kencang dapat menyebarkan virus hingga satu setengah meter atau hampir 2 meter melintasi ruangan.

Benarkah pengering tangan membantu penyebaran Covid-19?
Seorang dokter menyampaikan keprihatinan bahwa pengering tangan elektrik di toilet dapat meningkatkan risiko penularan virus Covid-19. Hal ini juga menyusul pembentukan aerosol oleh pengering tangan elektrik energi tinggi.

Seorang ahli radiologi mengemukakan risiko penyebaran dengan mesin pengering tangan yang lebih merajalela jika seseorang tidak mencuci tangannya dengan bersih.

Baca Juga : Kebijakan Restrukturisasi Covid-19 Berakhir, Debitur Bank Mandiri Kembali Normal

Menurutnya, mencuci tangan untuk mengusir virus tidak akan efektif dengan mesin pencuci tangan, justru membuatnya lebih buruk lagi dengan menciptakan aerosol yang mengandung virus Covid-19 yang bisa dihirup oleh siapapun.

Berbeda dengan pengering tangan elektrik yang dapat menyebarkan kuman, tisu kertas telah ditemukan untuk menyerap air dan mikroba yang tertinggal di tangan dan jika dibuang dengan benar, akan mengurangi potensi kontaminasi virus.

Upaya Cegah Penularan

Baca Juga : Masker Tak Wajib di Ruang Publik, Aturan Perjalanan Baru Bakal Dirilis Kemenhub

Dalam upaya mencegah penularan virus Corona, dianjurkan untuk rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Bila tidak tersedia air dan sabun, hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% bisa digunakan sebagai alternatif.

Supaya tangan bersih dari kuman, ikuti langkah mencuci tangan yang benar berikut ini:

- Basahi tangan dengan air, baik air dingin ataupun hangat.

Baca Juga : Penyebaran COVID-19 Meningkat, Jokowi Ingatkan Kembali Pentingnya Vaksinasi

- Tuang sabun secukupnya pada tangan. Gosok tangan menggunakan sabun hingga berbusa.

- Gosok-gosokkan tangan setidaknya sampai 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan dibersihkan, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, buku-buku jari, dan kuku.

- Bilas tangan dengan air mengalir hingga bersih dari sisa sabun.

- Segera keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, ataupun mesin pengering tangan hingga seluruh permukaan tangan benar-benar kering.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar