0%
Jumat, 29 Agustus 2025 11:49

Kode 1312 Mencuat Usai Kematian Affan Kurniawan, Apa Artinya?

Editor : Agung
IST
IST

Kode 1312 sering digunakan sebagai bentuk protes terhadap polisi dan tindakan yang dianggap tidak etis.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Media sosial kini ramai dengan unggahan kode 1312 setelah Insiden pengemudi ojek online (ojol) dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob jenis barracuda di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Kendaraan taktis tersebut, setelah melindas korban, lanjut memacu kecepatan dan meninggalkan lokasi kejadian. Lalu, apa Arti Kode 1312?

Perlu diketahui, angka 1312 merupakan singkatan dari akronim bahasa Inggris ‘ACAB’ (All Cops Are Bastards).

Baca Juga : Puan Maharani Peluk Ibu Almarhum Affan: Mari Kita Jaga Persatuan, Jangan Terpecah Belah

Kode ini dibuat dengan mengganti huruf dengan nomor urutnya dalam alfabet (A=1, B=2, C=3), sehingga menghasilkan 1312. Kode ini sering digunakan sebagai bentuk protes terhadap polisi dan tindakan yang dianggap tidak etis.

Istilah ACAB sudah digunakan sejak lama sebagai bagian dari budaya protes atau demonstrasi di berbagai negara. Biasanya, istilah ini dijadikan slogan dalam grafiti, tato, spanduk, dan tempat-tempat umum lainnya.

Dikutip dari laman BritishGQ, Penggunaan slogan "All Coppers Are Bastards" pertama kali tercatat adalah pada tahun 1920-an di Inggris.

Slogan ACAB kemudian muncul lagi pada tahun 1940-an. Digunakan oleh para pekerja yang mogok. Slogan ACAB barulah benar-benar populer pada tahun 1970-an. Tepatnya slogan tersebut populer di tato penjara, dinding sel penjara, dan bahkan di judul film kriminal Inggris.

Kemudian, pada 1980-an, ACAB menjadi simbol perlawanan terhadap kemapanan, terutama dalam subkultur punk dan skinhead.

Band The 4-Skins kemudian mempopulerkan slogan ACAB. Istilah ini pun telah menjadi bagian permanen dari kosakata bahasa Inggris dan telah mengakar, terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan polisi.

Slogan ACAB yang merupakan akronim itu telah bergulir dalam gerakan protes di berbagai negara seperti Indonesia. ACAB muncul di grafiti, rambu-rambu, kaos, hingga tato dan kini ramai di media sosial.

Sebelumnya diberitakan pengemudi ojek online berinisial AK dilaporkan meninggal dunia diduga karena terlindas kendaraan taktis (rantis) barracuda milik Brimob dalam bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).

Rekaman suara dari seorang pengurus Unit Reaksi Cepat (URC) Jakarta Barat mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebut AK telah dibawa ke RSCM, Jakarta, dalam kondisi meninggal dunia.

Informasi itu diperkuat dengan dokumen data identitas pasien atas nama AK. Dia masuk ke IGD sekira pukul 19.58 WIB. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer