PORTALMEDIA.ID – Free Palestine Network (FPN) mendesak Presiden RI Prabowo Subianto mengambil peran lebih besar dalam menghentikan genosida dan aksi terorisme Israel terhadap rakyat Palestina.
Tuntutan itu muncul menjelang jadwal Prabowo yang akan menyampaikan pidato pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, 23 September mendatang.
“FPN menyerukan kepada Bapak Prabowo untuk memimpin dunia menghentikan genosida di Palestina,” kata Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, dalam keterangan resminya, Minggu (21/9/2025).
Baca Juga : Seskab Teddy Jawab Kritik Dino Patti Djalal, Beberkan 7 Fakta Diplomasi Nyata Era Prabowo
Furqan menegaskan, agresi militer Israel di Jalur Gaza harus segera dihentikan mengingat banyaknya korban jiwa, khususnya anak-anak. Ia mengutip riset akademis yang menyebut jumlah korban sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 680 ribu orang, dengan 380 ribu di antaranya adalah balita.
Menurutnya, pidato Prabowo di PBB memiliki arti strategis karena sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia untuk berkontribusi dalam menghapus penjajahan di dunia.
“Indonesia memiliki modal sejarah sebagai pelopor dan inspirator dunia. Lebih dari 40 negara terinspirasi Konferensi Asia Afrika tahun 1955 di Bandung untuk merdeka dari kolonialisme. Kepeloporan itu sangat dibutuhkan kembali saat ini,” ujarnya.
Baca Juga : Blak-blakan di Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Siap Hadapi Perlawanan Kelompok Koruptor
Prabowo sendiri dijadwalkan menyampaikan pidato pada Sidang Majelis Umum ke-80 PBB yang dimulai 22 September 2025.
Ia mendapat giliran berbicara ketiga setelah Brasil dan Amerika Serikat. Selain itu, Presiden juga dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News