0%
Senin, 20 Oktober 2025 16:57

Presiden Prabowo Soroti Penegakan Hukum, Tegaskan Aparat Harus Berhati Nurani

Editor : Alif
Presiden Prabowo Soroti Penegakan Hukum, Tegaskan Aparat Harus Berhati Nurani
ist

Presiden mengaku masih menerima laporan terkait adanya oknum jaksa di daerah yang melakukan pelanggaran dan tindakan tidak adil.

PORTALMEDIA.ID – Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran kejaksaan dan kepolisian untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja penegakan hukum di seluruh daerah. Ia menekankan pentingnya koreksi internal agar keadilan benar-benar berpihak kepada rakyat kecil.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penyerahan uang sitaan sebesar Rp13,2 triliun dari Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus korupsi persetujuan ekspor Crude Palm Oil (CPO) periode 2021–2022 di Gedung Utama Kejagung, Senin (20/10/2025).

“Ini saya ingatkan, karena kejaksaan juga termasuk lembaga yang harus berani melakukan koreksi diri,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

Presiden mengaku masih menerima laporan terkait adanya oknum jaksa di daerah yang melakukan pelanggaran dan tindakan tidak adil. Ia menegaskan agar praktik kriminalisasi, terutama terhadap masyarakat kecil, tidak boleh terjadi lagi.

“Orang kecil, orang lemah itu hidupnya sudah sangat susah. Jangan diperberat dengan mencari-cari hal yang tidak perlu dicari,” tegasnya.

Prabowo kemudian menyinggung sejumlah kasus penegakan hukum yang menurutnya tidak masuk akal, seperti penangkapan anak sekolah dasar karena mencuri ayam dan ibu rumah tangga karena mengambil pohon.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

“Saya ingat benar, ada anak SD ditangkap karena mencuri ayam. Itu tidak masuk akal. Hakim, jaksa, ada apa mengejar kasus seperti itu? Ada lagi ibu-ibu ditangkap karena mencuri pohon. Ini tidak bisa dibiarkan,” ucapnya.

Presiden menekankan agar aparat penegak hukum menegakkan keadilan dengan menggunakan hati nurani. Ia menolak keras praktik hukum yang masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Orang kecil harus dibela dan dibantu. Kalau perlu, hakim, jaksa, atau polisi itu pakai uangnya sendiri ganti ayamnya. Anak itu saya dulu panggil ke Hambalang dan saya kasih beasiswa,” ungkapnya.

Baca Juga : Prabowo Gandeng Kampus Inggris, Indonesia Akan Bangun 10 Universitas Baru

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengapresiasi Kejaksaan Agung atas keberhasilan mengembalikan uang negara dari kasus korupsi ekspor CPO. Ia berharap kinerja pemberantasan korupsi terus diperkuat sejalan dengan reformasi hukum yang berkeadilan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar