0%
Selasa, 28 Oktober 2025 09:03

Bocah 4 Tahun Terjatuh dari Kapal di Perairan Pangkep, Tim SAR Lakukan Pencarian

Editor : Agung
Basarnas Makassar langsung mengerahkan satu tim penyelamat menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Basarnas Makassar langsung mengerahkan satu tim penyelamat menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Tim SAR akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menentukan metode pencarian yang paling efektif

PORTALMEDIA.ID, PANGKEP – Seorang anak perempuan bernama Andini (4) dilaporkan terjatuh dari perahu jolloro di perairan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Senin (27/10/2025) sore.

Hingga malam hari, tim SAR gabungan masih melakukan pencarianterhadap korban.

Peristiwa ini terjadi saat perahu yang ditumpangi Andini bersama kedua orang tuanya berlayar dari Pulau Bangko Bangkoang menuju Pulau Karanrang.

Baca Juga : Tim SAR Temukan Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500, Total 10 Korban Ditemukan

Diduga, Andini terjatuh di tengah perjalanan sekitar pukul 15.00 WITA.

Tragisnya, tidak ada satu pun saksi mata yang melihat saat bocah itu terjatuh ke laut.

Kedua orang tuanya disebut sedang tertidur selama perjalanan, dan baru menyadari Andini tidak berada di kapal saat mereka terbangun di sekitar Pulau Kulambing dan Pulau Laiya.

Baca Juga : Hari Ketiga Pencarian ATR 42-500, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban dan Black Box

Mendapat laporan tersebut, Basarnas Makassar langsung mengerahkan satu tim penyelamat menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

“Kami segera mengerahkan tim menuju lokasi malam ini juga untuk melakukan operasi pencarian,” kata Kepala Kantor Basarnas Makassar Muh Arif Anwar.

Menurut Arif, tim penyelamat membawa peralatan lengkap untuk pencarian di perairan dan akan berkoordinasi dengan aparat setempat serta unsur potensi SAR lainnya di lokasi kejadian.

Baca Juga : Pria Paruh Baya Diduga Tenggelam di Irigasi Rappang, Tim SAR Lakukan Pencarian

“Setibanya di lokasi, tim akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menentukan metode pencarian yang paling efektif,” jelasnya.

Sebelum kedatangan Basarnas, warga setempat telah lebih dulu melakukan penyisiran di sekitar perairan Pulau Kulambing, namun hingga malam hari belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Semoga dengan bertambahnya kekuatan tim dari Basarnas dan unsur SAR lainnya, anak tersebut bisa segera ditemukan,” harap Arif.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar