0%
Rabu, 21 September 2022 19:52

Rahman Pina Usulkan Anggaran Stadion Mattoanging Dilaihkan ke Stadion BJ Habibie

Penulis : wiwi amaluddin - Dewi
Editor : Rasdiyanah
Ketua Fraksi Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Rahman Pina dalam Rapat Paripurna DPRD Sulsel, Rabu (21/9/2022). Foto: Portalmedia/Al Fath
Ketua Fraksi Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Rahman Pina dalam Rapat Paripurna DPRD Sulsel, Rabu (21/9/2022). Foto: Portalmedia/Al Fath

Ketua Fraksi Partai Golkar Rahman Pina mengusulkan anggaran Stadion Mattoanging senilai Rp 60 miliar, dapat dialik\hkan ke pembangunan Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare.

 PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ketua Fraksi Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Rahman Pina mengusulkan agar anggaran Stadion Mattoanging dialihkan ke Stadion Gelora BJ Habibie yang kini sudah menjadi Home Base dari PSM Makassar.

"Baiknya anggaran yang ada diberikan sebagai bantuan dana hibah kepada pemerintah kota Parepare yang saat ini sangat bersungguh-sungguh dalam melakukan pembenahan, perbaikan dan pembangunan stadion (BJ Habibie) yang sekarang," ujar Rahman Pina dalam Rapat Paripurna, Rabu (21/9/2022).

Alasannya, kata Rahman Pina, karena Stadion BJ Habibie merupakan satu-satunya representasi masyarakat Sulawesi Selatan dalam hal sepak bola untuk saat ini.

Baca Juga : Muhidin Titip Golkar Sulsel ke Rahman Pina

"Stadion BJ Habibie saat ini menjadi satu-satunya representasi untuk mengharumkan nama Sulawesi Selatan di pentas sepak bola nasional," bebernya.

Dalam rapat tersebut, Rahman Pina juga mengungkapkan kekecewaannya sebab Stadion Mattoanging tak kunjung dibangun sesuai rencana. "Kami menyampaikan keprihatinan dan kekecewaan yang sangat mendalam atas belum dimulainya pembangunan stadion Mattoanging ini," ujarnya. 

Terkahir, Ia mengatakan pengalihan anggaran ini juga diusulkan agar dana tersebut dapat tetap dimaksimalkan di APBD Perubahan 2022.

Baca Juga : Golkar Dorong Evaluasi Pilkada Langsung

"Karena anggaran tersebut tidak akan digunakan di APBD perubahan tahun 2022 oleh karena itu Fraksi partai Golkar ingin agar anggaran ini tetap dimaksimalkan," tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Dinas Kominfo Sulsel, Sultan Rakib, mengatakan, ada beberapa persoalan sehingga pembangunan Stadion Mattoanging belum dilakukan. Termasuk soal gugatan terhadap lahan stadion yang diajukan sejumlah pihak.

"Kita optimistis. Hanya, kita mengedepankan kehati-hatian. Kalau sudah clean and clear, anggaran tersedia, pasti langsung dibangun," kata Sultan, Kamis (8/9/2022) lalu.

Gagal Tender Dua Kali

Baca Juga : Pastikan Solidaritas, Taufan Pawe Sebut Kader Golkar Mengabdi Selama 10 Tahun Demi Kemajuan Parepare

Selanjutnya, Pemprov tetap berupaya melanjutkan pembangunan stadion dengan menggunakan dana APBD, melalui sistem multiyears. Di mana pada tahun ini dianggarkan sekitar Rp 60 miliar.

Namun, pembangunan lagi-lagi tidak bisa dilakukan hingga saat ini. Penyebabnya, gagal tender. Tidak ada perusahaan yang memenuhi syarat untuk membangun proyek ini. Padahal, tender sudah dilakukan dua kali.

"Jika tender ketiga gagal lagi, pilihan terakhir tentunya adalah penunjukan langsung. Namun, hal ini sangat berisiko dan bisa berakibat hukum," ungkapnya lagi.

Baca Juga : Golkar Dukung Soeharto Pahlawan Nasional

Hampir pasti, meskipun anggaran tersedia di APBD tahun ini, pembangunan Stadion Mattoanging tidak bisa dilakukan. Sebab waktu yang tersisa kurang lebih 4 bulan, sangat tidak memungkinkan untuk melakukan proses tender ketiga kalinya yang membutuhkan waktu 45 hari. Saat ini, Pemprov Sulsel kembali menganggarkan pembangunan stadion di APBD 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer