0%
Senin, 26 September 2022 14:32

Tak Jawab Telepon Istri, Pria di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Rumah

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Polisi saat melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan mayat/IST
Polisi saat melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan mayat/IST

Saat ditemukan kondisinya sudah mengeluarkan bau kurang sedap dan posisinya terbaring di atas tempat tidur.

PORTAL MEDIA,ID. MAKASSAR- Warga di Perumahan Pondok Asri, Kelurahan Bakung, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) digegerkan dengan ditemukannya jasad pria dengan kondisi sudah berbau dalam kamar, Selasa (25/9/2022) sekira pukul 22:30 Wita malam.

Diketahui jasad pria nahas itu bernama Muhammad Junaidi (52). Saat ditemukan kondisinya sudah mengeluarkan bau kurang sedap dan posisinya terbaring di atas tempat tidur.

"Menurut keterangan saksi bahwa awalnya saksi ini di hubungi oleh istri korban melalui telepon dan menyuruh saksi untuk pergi ke rumah korban mengecek keadaan korban karena sudah beberapa kali korban di telpon oleh istrinya namun tidak di angkat-angkat. Karena pada saat itu istri korban sedang berada di Kampung Salodong," jelas Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin kepada Portalmedia, Senin (26/9/2022) siang.

Baca Juga : Hadiri HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin, Wali Kota Munafri Perkuat Kolaborasi Pembangunan Makassar

Saat tetangganya ini mengecek rumah korban, sudah tercium aroma kurang sedap berasal dari dalam rumah. Saat itu kondisi rumah tertutup namun tidak terkunci.

"Saksi membuka pagar dan langsung masuk ke dalam rumah untuk memastikan keadaan korban.Kemudian pada saat saksi masuk k edalam rumah, saksi menemukan korban di dalam kamar sudah meninggal dunia dalam keadaan tubuh sudah mulai proses pembusukan, dengan keadaan posisi badan telentang," ungkap Alimuddin.

Dari hasil pemeriksaan awal untuk sementara yang dilakukan polisi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan diperkirakan korban meninggal dunia karena sakit.

Baca Juga : Sabet Terbaik I Creative Financing dari Kemendagri, Kota Makassar Kantongi Insentif Rp3 Miliar

"Korban di perkirakan meninggal dunia sudah dua hari yang lalu. Pihak Keluarga Almarhum menolak untuk dilakukan Visum et Revertum. Meninggalnya almarhum menurut keluarga, karena mempunyai riwat penyakit serangan jantung dan stroke," tukas Alimuddin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer