PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Rachmatika Dewi menerima kunjungan Deputi Direksi Wilayah IX BPJS Kesehatan Asyraf Mursalina di ruang kerjanya, Senin (12/1/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyampaikan capaian kinerja BPJS Kesehatan selama satu tahun terakhir sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.
Deputi Direksi Wilayah IX BPJS Kesehatan, Asyraf Mursalina, menyampaikan bahwa pada awal tahun pihaknya melakukan silaturahmi ke DPRD Sulsel untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan, sekaligus melaporkan kinerja Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga : DPRD Sulsel dan Pemprov Bahas Kejelasan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
“Alhamdulillah, Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan dukungan yang sangat besar dari pemerintah daerah sehingga hasil capaian program JKN secara nasional juga sangat baik. Target cakupan kepesertaan tahun 2024 sebesar 98 persen telah tercapai, dan tingkat keaktifan peserta saat ini mencapai 83,7 persen, berada di atas rata-rata nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh pemangku kepentingan, baik eksekutif maupun legislatif, melalui berbagai regulasi daerah yang mendukung program JKN. Pihaknya juga berharap dukungan pemerintah daerah tetap berlanjut meski terdapat efisiensi atau keterbatasan fiskal.
“Hari ini kami juga berencana bertemu dengan Bapak Gubernur. Kami meyakini pemerintah daerah memiliki itikad baik, hanya saja saat ini mungkin terdapat keterbatasan fiskal sehingga perlu ada skala prioritas dalam penyusunan anggaran. Kami berharap keterlambatan yang ada hanya bersifat sementara,” katanya.
Baca Juga : DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Rujukan Berjenjang JKN
Asyraf menyebutkan masih ada beberapa kabupaten/kota di Sulsel yang belum mencapai Universal Health Coverage (UHC), yakni Bulukumba, Jeneponto, Bone, dan Luwu Utara.
Namun, cakupan kepesertaan di daerah tersebut telah berada di atas 90 persen sehingga hanya memerlukan peningkatan kecil untuk mencapai kategori UHC. Dengan dukungan pemerintah provinsi, pihaknya optimistis seluruh daerah tersebut segera mencapai target.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menyampaikan bahwa pemerintah provinsi saat ini tengah memprioritaskan peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat melalui pembangunan rumah sakit regional.
Baca Juga : Rencana Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan akan Dimulai Akhir 2025
“Periode ini Pak Gubernur memiliki program membangun dua rumah sakit regional, satu di Luwu Raya dan satu di Gowa. Lokasinya di dataran tinggi yang berbatasan dengan Sinjai Utara. Masyarakat di daerah tersebut selama ini cukup jauh mengakses rumah sakit, sehingga fasilitas itu dibangun di sana,” tuturnya.
Melalui koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan BPJS Kesehatan, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulsel semakin merata dan cakupan kepesertaan program JKN dapat terus meningkat.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News