PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali mengintensifkan strategi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan menggelar program Unismuh Go To School.
Melalui program ini, pimpinan universitas, guru besar, dan dosen turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan kampus secara tatap muka.
Sebanyak 96 sekolah di Sulawesi Selatan dan sejumlah daerah sekitar menjadi sasaran kegiatan yang dibagi ke dalam 16 zona promosi. Program ini sekaligus menandai kembalinya promosi langsung ke sekolah setelah sempat terhenti beberapa tahun akibat pandemi.
Baca Juga : Jelang Ramadhan, Unismuh Makassar Bekali Muballigh Hijrah, 445 Dai Disiapkan Terjun ke 29 Kabupaten
Ketua PMB Unismuh Makassar, Dr. Muh. Akhir, mengatakan pendekatan langsung ke sekolah dirancang sebagai gerakan bersama yang menekankan kualitas promosi, bukan sekadar mengejar jumlah pendaftar.
Menurutnya, informasi tentang kampus harus disampaikan secara terencana, terukur, dan selaras dengan nilai keislaman serta kemuhammadiyahan.
“Kami ingin promosi dilakukan dengan cara yang elegan dan bertanggung jawab, sehingga calon mahasiswa memperoleh gambaran yang utuh tentang Unismuh,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga : Puluhan OTK Serang Unismuh Makassar, Dua Mahasiswa Luka Parah
Penguatan nilai juga disampaikan Wakil Rektor III Unismuh Makassar, KH Mawardi Pewangi, dalam pengajian pembuka kegiatan. Ia menekankan bahwa promosi pendidikan merupakan bagian dari dakwah, sehingga harus dilandasi kejujuran, amanah, dan tanpa paksaan.
Menurutnya, promosi yang baik bukan hanya informatif, tetapi juga mampu membangun kepercayaan dan memberi pencerahan.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, menjelaskan bahwa Unismuh Go To School tahun ini melibatkan sekitar 80 dosen serta belasan guru besar. Sekolah-sekolah yang dikunjungi tersebar di Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, Parepare, Bone, Bulukumba, hingga wilayah kepulauan.
“Kehadiran guru besar menjadi kekuatan tersendiri karena menunjukkan keseriusan Unismuh membangun komunikasi akademik dengan sekolah,” katanya.
Ia menegaskan, promosi tidak dimaksudkan untuk mengarahkan siswa secara sepihak memilih Unismuh, melainkan memberikan informasi objektif agar calon mahasiswa dan orang tua dapat mengambil keputusan secara rasional.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, menyebut kegiatan promosi kampus sebagai bagian dari misi dakwah jangka panjang. Ia mengingatkan seluruh tim untuk menyampaikan keunggulan kampus apa adanya, tanpa melebih-lebihkan.
Baca Juga : Unismuh Makassar Gandeng Asia e University untuk Wujudkan Kampus Berkelas Dunia
“Jangan mencampuradukkan yang benar dengan yang tidak benar. Sampaikan informasi secara jujur dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar tim berhati-hati dalam menjelaskan program beasiswa, khususnya KIP Kuliah. Menurutnya, Unismuh berperan sebagai fasilitator, sementara penentuan kelulusan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah.
Dalam aspek teknis, setiap tim zonasi tidak hanya memaparkan profil kampus, tetapi juga membimbing siswa membuat akun pendaftaran, mengikuti media sosial resmi Unismuh, serta bergabung dalam grup WhatsApp sebagai tindak lanjut komunikasi.
Baca Juga : Kemendiktisaintek Luncurkan Program Pengabdian di Unismuh Makassar
Hingga saat ini, lebih dari 2.300 calon mahasiswa tercatat telah mengambil akun pendaftaran.
Muh. Akhir menambahkan, promosi akan dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan agar calon mahasiswa mendapatkan informasi yang konsisten dan akurat.
Program Unismuh Go To School dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Januari 2026 dan telah mengantongi izin resmi dari Dinas Pendidikan. Seluruh sekolah sasaran menyatakan kesiapan menerima tim promosi Unismuh Makassar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News