0%
Kamis, 29 September 2022 18:42

Panglima LAJ Suporter PSM Makassar Meninggal Dikejar OTK: Pemkot Jangan Abaikan Keamanan

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Ilustrasi/INT
Ilustrasi/INT

Daeng Uki pun meminta pihak kepolisian dapat mengungkap pelaku dan meningkatkan keamanan di Kota Makassar.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Pemuda yang meregang nyawa lantaran terjatuh dari motor saat dikejar kawanan bermotor menggunakan senjata tajam jenis busur panah ternyata merupakan salah satu suporter pendukung PSM Makassar.

Korban sendiri bernama Wahyudi (18). Korban sebelum kecelakaan diketahui sempat dikejar Orang Tak Dikenal (OTK).

Panglima Laskar Ayam Jantan (LAJ), Uki Nugraha membenarkan bahwa Wahyudi merupakan anggotanya Chapter Banta-Bantaeng. Ia mengaku prihatin dan berduka meninggalnya Wahyuddin.

Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025

"Iya. Almarhum anggota LAJ Banta-bantaeng," ujarnya kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Daeng Uki sapaan akrabnya mengaku awalnya dirinya mendapatkan informasi Wahyudi meninggal karena kecelakaan. Dirinya baru mengetahui Wahyudi mengalami kecelakaan hingga akhirnya meninggal dunia karena dikejar OTK bersenjata busur.

"Entah kebetulan atau apa, kenapa selalu ini dari LAJ (korbannya). Kemarin dua orang jadi korban, ditambah lagi ini," kata dia.

Baca Juga : Perkuat Bisnis dan Dukungan Suporter, PSM Makassar dan Cahaya Bone Resmi Berkolaborasi

Daeng Uki pun meminta pihak kepolisian dapat mengungkap pelaku dan meningkatkan keamanan di Kota Makassar.

"Artinya kita minta Pemkot betul-betul peduli kondisi keamanan di Makassar diperhatikan agar tidak terjadi lagi seperti ini," ucapnya.

Sekedar diketahui, peristiwa nahas menimpa pemuda yang masih berstatus sebagai salah satu siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) itu terjadi di Jalan Veteran Selatan, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (27/9/2022) malam.

Baca Juga : Ambisi Besar PSM Makassar Lawan Persis Solo, Tomas Trucha Datang dengan Kekuatan Penuh!

Kapolsek Mamajang, Kompol Mariana T Rante membenarkan perihal insiden nahas itu. Kata dia, WA dinyatakan meninggal dunia usai mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit (RS).

"Iya itu informasi saksi. Siang baru meninggal karena parah itu memang terbentur kepalanya di bahu jalan, karena dia posisi di belakang di bonceng," jelas Mariana kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis (29/9/2022) pagi.

Mariana menjelaskan, kejadian berawal saat WA dan beberapa orang temannya melintas di jalan tersebut menggunakan sepeda motor. Namun dalam perjalanannya itu mereka tiba-tiba dikejar oleh orang tak dikenal menggunakan busur panah.

Baca Juga : Gol Tunggal Abu Kamara Antarkan PSM Makassar Tumbangkan Dewa United 1-0

Lantaran panik WA dan temannya pun kabur dengan kecepatan tinggi, saat itu juga WA bersama temannya tak bisa mengendalikan sepeda motornya hingga terjatuh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar