Lalu, PT Vale membangun dan mengoperasikan 3 PLTA dengan kapasitas 365 MW dan berkontribusi terhadap 36% total energi yang dibutuhkan perusahaan untuk beroperasi. Operasi 3 PLTA ini mengurangi emisi CO2 lebih dari 1 juta ton CO2eq setiap tahun.
“Kami juga membatalkan proyek konversi batubara meskipun menjanjikan pemotongan biaya sebesar USD40 juta/tahun demi menghindari peningkatan emisi sebesar 200 ribu ton CO2eq per tahun. Kami juga telah berkomitmen mengurangi emisi karbon sebesar 33% untuk scope 1 dan 2 pada 2030 dan net zero di 2050,” terangnya.
Baca Juga : RDP di Komisi XII, PT Vale Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional
Ada pun penghargaan yang diraih PT Vale yakni: Satu Trophy Pengelolaan Lingkungan dari Kelompok Badan Usaha Pertambangan Pemegang Kontrak Karya (KK), dan Tiga Penghargaan Aditama – Aspek Pengelolaan Teknik Pertambangan, Penghargaan Aditama – Aspek Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan dan Penghargaan Aditama – Aspek Penerapan Konservasi Mineral dan Batubara.
Deretan penghargaan tersebut diserahkan oleh Staf Khusus bidang Tata Kelola Minerba Kementerian ESDM Irwandi Arif dan para Direktur di Dirjen Minerba.
Penghargaan Good Mining Practices ini melibatkan tiga tahapan penilaian yang diikuti oleh 19 badan usaha Kontrak Karya, 54 badan usaha PKP2B, 52 perusahaan IUP PMA, 1.443 perusahaan PMDN, 18 peruashaan IUPK BUMN, dan 174 perusahaan IUJP.
Baca Juga : 617 Sak Pupuk Phonska Plus Dukung Keberlanjutan Pertanian Huko-huko
Aspek penilaian antara lain; teknis pertambangan minerba, pengelolaan keselamatan, pengelolaan lingkungan hidup, penerapan konservasi, dan pengelolaan jasa pertambangan minerba.
Aditama emas diberikan kepada perusahaan yang memiliki nilai tertinggi pada masing-masing kategori. Kategori pemenang lainnya adalah Penghargaan Utama, dan Penghargaan Pratama.
Penghargaan Prestasi Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik merupakan apresiasi oleh Pemerintah kepada pelaku kegiatan pertambangan mineral dan batubara yang berhasil menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik.
Baca Juga : Lewat Festival Budaya, PT Vale Ikut Jaga Lestarikan Budaya di Morowali
Terdapat tiga kategori penghargaan Good Mining Practices Award 2022 dari Kementerian ESDM. Kategori tersebut yakni trofi utama untuk kategori penghargaan pengelolaan teknis pertambangan mineral dan batubara, trofi Aditama untuk kategori penghargaan pengelolaan lingkungan hidup pertambangan mineral dan batubara. Serta trofi utama untuk kategori penghargaan pengelolaan konservasi mineral dan batubara.
Rangkaian Penghargaan PT Vale
Berikut Data Penghargaan diraih PT Vale 2012-2021 atas komitmen terhadap Good Mining Practice
1. Tahun 2021
- PT Vale meraih penghargaan prestisius Aditama dari Kementerian ESDM untuk tiga kategori, yaitu Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara (kategori Aditama) untuk kelima kalinya,
- Pengelolaan Teknis Pertambangan Mineral dan Batubara (kategori Utama),
- Pengelolaan Konservasi Mineral dan Batubara (kategori Utama).
2. Tahun 2020
- Aditama (Gold/Peringkat Pertama) dalam Pengelolaan Lingkungan Pertambangan untuk Kategori Pemegang Kontrak Karya (KK) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
- Penghargaan Utama (Silver/Peringkat Kedua) Pengelolaan Teknis Pertambangan untuk Kategori Kelompok Pertambangan Komoditas Mineral
3. Tahun 2019
Baca Juga : Wujud Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Solusi Pemulihan Dampak Kebocoran Pipa Minyak di Towuti
Penghargaan Subroto 2019 untuk Kategori Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Mineral dan Batubara Kelompok Kontrak Karya dan Izin Usaha Pertambangan Khusus
4. Tahun 2018
- Main Trophy for Environment Management
- Aditama (Gold Medal) for Environment Management
- Aditama (Gold Medal) for Mine Safety Management
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News