0%
Jumat, 19 Juni 2026 16:23

Pegang Kontribusi 34 Persen Ekonomi Sulsel, Wali Kota Munafri Targetkan SE2026 Makassar Bebas Blank Spot Data

Editor : Chale
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan penanaman pohon di area Balai Kota Makassar sebagai bagian dari rangkaian pencanangan komitmen bersama Sensus Ekonomi 2026.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan penanaman pohon di area Balai Kota Makassar sebagai bagian dari rangkaian pencanangan komitmen bersama Sensus Ekonomi 2026.

Pemkot Makassar dan BPS canangkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Wali Kota Munafri Arifuddin kerahkan camat-lurah kawal 934 petugas di lapangan.

MAKASSAR, portalmedia.id — Jajaran Pemerintah Kota Makassar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai kick-off pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Langkah masif ini ditandai lewat acara Pencanangan dan Penguatan Komitmen Bersama yang dipusatkan di pelataran Kantor Wali Kota Makassar, Jumat (19/6/2026). Rangkaian acara juga diselingi dengan aksi penanaman pohon bersama sebagai bentuk simbolis keselarasan pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan dengan tegas kepada seluruh jajaran birokrasi, mulai dari tingkat dinas, kecamatan, kelurahan, hingga rukun tetangga (RT/RW) untuk mengawal penuh jalannya pendataan. Pria yang akrab disapa Appi ini memosisikan validitas hasil SE2026 sebagai kompas vital dalam merumuskan program pemberdayaan UMKM, penyerapan tenaga kerja, dan stimulus investasi yang tepat sasaran.

"Camat dan lurah harus proaktif memayungi para petugas di lapangan. Singkirkan hambatan birokrasi maupun sosial. Jangan sampai ada satu pun unit usaha, pedagang, ataupun entitas ekonomi keluarga yang terlewat dari pencatatan ini. Akurasi basis data ini adalah potret masa depan kesejahteraan warga Makassar," ujar Appi.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengajak para pelaku usaha mikro hingga makro untuk menyambut baik kedatangan petugas pencacah dan menyajikan data apa adanya tanpa rasa khawatir, mengingat aspek kerahasiaan informasi dilindungi penuh oleh undang-undang.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Aryanto, menjabarkan bahwa SE2026 merupakan agenda nasional dengan tingkat kerumitan paling tinggi lantaran mengintegrasikan profil kependudukan sekaligus aktivitas korporasi dalam satu paket instrumen. Mengingat cakupannya yang begitu makro, durasi operasi lapangan sengaja diperpanjang hingga dua setengah bulan.

Aryanto mengungkap, akurasi data di Makassar menjadi perhatian khusus karena kota ini memegang kendali atas 34 persen lebih perputaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Selatan. Demi kesuksesan misi ini, BPS mengerahkan 934 personel terlatih yang disebar hingga ke pulau-pulau terluar Makassar. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar