PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Realisasi Belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif yang kuat.
Total belanja negara yang tersalurkan di Sulsel telah mencapai Rp20,37 triliun per 31 Mei 2026, tumbuh sebesar 8,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan mencatat bahwa penyerapan anggaran ini difokuskan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di 24 kabupaten/kota.
Hingga akhir Mei, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyentuh 1.921.151 penerima mamfaat di Sulsel, melalui 863 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Ketahanan pangan di Sulsel juga diperkuat oleh dana APBN. Dukungan anggaran ini berhasil mendorong produksi padi di Sulsel hingga mencapai 5,39 juta ton di atas lahan seluas lebih dari 1 juta hektar.
Dari total belanja sebesar Rp20,73 triliun tersebut, porsi terbesar disalurkan melalui Dana Transfer Ke Daerah (TKD) yakni sebesar Rp12,07 triliun atau 45,10% dari pagu anggaran.
Kemenkeu memastikan bahwa penyaluran TKD ini merata di seluruh wilayah kabupaten/kota di Sulsel, termasuk di antaranya penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp8,72 triliun untuk mendukung pelayanan publik dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Di sisi pendapatan, kinerja penerimaan negara di Sulawesi Selatan juga menunjukkan performa yang sehat dengan total pendapatan mencapai Rp6,03 triliun, yang didominasi oleh penerimaan perpajakan sebesar Rp4,32 triliun.
Melalui rilis resminya, Perwakilan Kemenkeu Sulsel menegaskan bahwa APBN akan terus bekerja keras menjadi instrumen penting sebagai fondasi dalam menggerakkan ekonomi, memperkuat pembangunan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Sulsel hingga akhir tahun anggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
